1.000 Dosis Booster untuk Disabilitas dan ODGJ Kota Malang

Muhammad Aminudin - detikJatim
Senin, 08 Agu 2022 14:22 WIB
Beda Pandemi dengan Endemi, Peralihan Transisi yang Disiapkan Pemerintah
Foto: Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Malang -

Vaksin booster terus gencar dilakukan di Kota Malang. Sasaran bukan hanya masyarakat usia wajib vaksin, melainkan juga penyandang disabilitas dan orang dalam gangguan jiwa (ODGJ). Setidaknya ada 1000 dosis vaksin booster disediakan bagi penyandang disabilitas dan ODGJ.

Sementara catatan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang jumlah penyandang disabilitas dan ODGJ wajib vaksin booster sebanyak 800 orang.

"Jika mengacu pada dosis 1 dan 2 jumlah penyandang disabilitas dan ODGJ wajib vaksin booster sebanyak 800 orang dari total 2.900 orang," ujar Pekerja Sosial dari Dinsos-P3AP2KB, Itsmi Fathya kepada wartawan, Senin (8/8/2022).

Jadwal vaksinasi booster bagi penyandang disabilitas digelar mulai 3 Agustus 2022 sampai dengan 10 Agustus 2022 di 5 kecamatan yang ada di Kota Malang.

Hari ini, jadwal vaksinasi diadakan di Kantor Kecamatan Lowokwaru. Istmi menuturkan, tidak ada batasan kuota di setiap kali jadwal vaksinasi.

"Kuota tidak dibatasi. Jadi ini memang khusus untuk penyandang disabilitas. Setiap kecamatan kita sesuaikan saja dosisnya," katanya.

Pelaksanaan vaksin booster selama 5 hari di seluruh kecamatan Kota Malang tersebut ditargetkan bisa menyesuaikan dengan data yang ada.

Namun, dijelaskan Itsmi, sejauh ini tak ada ODGJ yang menjalan vaksinasi di kantor Kecamatan. Akan tetapi ada beberapa kriteria disabilitas dan ODGJ yang menjalankan penyuntikan vaksin secara door to door.

"Jika lima hari kedepan gak sesuai target, kita akan lakukan visit door to door. Jadi semua harus terlayani," tuturnya.

"Jadi ada disabilitas yang memang tidak bisa beraktifitas, itu kita kunjungi. ODGJ juga, kalau datang, takutnya agresif di sini. Jadi untuk kelancaran akan kita kunjungi," sambungnya.



Simak Video "Penumpang Pesawat Domestik Enggak Perlu Tes Antigen-PCR, Tapi..."
[Gambas:Video 20detik]
(fat/fat)