Kronologi Ibu Dipaksa Lahiran Normal di RSUD Jombang hingga Bayi Meninggal

Kronologi Ibu Dipaksa Lahiran Normal di RSUD Jombang hingga Bayi Meninggal

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Senin, 01 Agu 2022 12:19 WIB
Ibu Jombang dipaksa lahiran normal
Yopi Widianto, suami dari ibu di Jombang yang dipaksa lahiran normal. (Foto: Enggran Eko Budianto/detikJatim)
Jombang -

Informasi dalam artikel ini bisa mengganggu pembaca, terutama bagi ibu hamil yang tidak disarankan untuk membaca artikel ini.

Kisah seorang ibu di Jombang yang bayinya meninggal gegara dipaksa lahiran normal viral di media sosial. Padahal, dia sudah mendapat surat rujukan dari puskesmas untuk tindakan operasi caesar.

Bayi yang meninggal itu adalah buah hati dari pasangan Yopi Widianto (26) dan Rohma Roudotul Jannah (29). Bayi tersebut meninggal dalam proses persalinan di RSUD Jombang.

Raut kesedihan terpancar jelas di wajah Yopi saat mengisahkan insiden tersebut kepada wartawan. Betapa tidak, bayi pertama yang ia tunggu-tunggu kelahirannya di dunia, kini telah tiada.

Kejadian bermula pada Kamis (28/7) pagi. Saat itu, istrinya yang hamil 9 bulan kontrol ke Puskesmas Sumobito, Jombang. Ternyata, istrinya sudah bukaan 3. Rohma pun dirujuk ke RSUD Jombang untuk menjalani operasi caesar.

"Kata istri saya sih gitu (pihak puskesmas merujuk ke RSUD Jombang agar dioperasi caesar), saya kurang tahu juga. Saat tanggal 13 Juli kontrol di sini juga menyarankan caesar. Karena istri saya mengidap gula darah dan darah tinggi, bayinya juga gemuk," kata Yopi kepada wartawan di Sekretariat PWI Jombang, Jalan KH Wahid Hasyim, Senin (1/8/2022).

Sampai di RSUD Jombang sekitar pukul 09.00 WIB, lanjut Yopi, pintu rahim istrinya sudah terbuka 5 atau bukaan 5. Saat itu, Rohma ditempatkan di ruangan bersalin, poli kandungan rumah sakit pelat merah tersebut.

Sekitar pukul 17.00 WIB, Rohma sudah bukaan 8. Namun, petugas medis yang menanganinya masih terus melakukan observasi. Proses persalinan secara normal dilakukan sekitar pukul 18.30 WIB. Petugas medis menilai bukaan rahim Rohma tergolong cepat, sehingga tidak perlu operasi caesar.

Sudah bertanya kenapa tidak caesar, jawaban perawat seperti ini. Baca di halaman selanjutnya.



Simak Video "Akhir Pelarian Ayah di Jombang Usai Tabrak Lari Anak Sendiri"
[Gambas:Video 20detik]