Kabar Teknologi

Menengok Kecanggihan Jet Tempur Inggris yang Bakal Bisa Baca Pikiran Pilot

Tim detikInet - detikJatim
Jumat, 29 Jul 2022 06:03 WIB
A man makes final checks prior to the unveiling of a model of a new fighter jet, a part of Team Tempest, by Britains Defence Secretary Gavin Williamson at the Farnborough Airshow, south west of London, on July 16, 2018.  / AFP PHOTO / Tolga AKMEN
The Tempest. (Foto: AFP PHOTO/Tolga AKMEN)
Surabaya -

Sebuah pesawat tempur canggih dengan teknologi kekinian sedang dipersiapkan oleh Royal Air Force (RAF). Penggunaan teknologi kekinian yang dimaksud, termasuk kombinasi dari virtual reality (VR), augmented reality (AR), dan artificial intelligence (AI).

RAF, Angkatan Udara Inggris itu berencana melengkapi pesawat tempur bernama The Tempest dengan kokpit tanpa tombol fisik dan layar. Sangat berbeda dengan pesawat tempur kebanyakan.

Seperti dikutip detikInet dari BBC, Kamis (28/7/2022), kecanggihan pesawat yang sedang dibangun RAF tak hanya itu. RAF merencanakan adanya sistem yang mampu membaca pikiran pilot tersemat di dalam pesawat tersebut.

Tujuannya untuk memantau kondisi fisik pilot, juga membuat pilot bisa lebih awas terhadap kondisi di sekitar pesawat. Saking canggihnya The Tempest itulah RAF menyebut pesawat itu bakal sebagai pesawat tempur dengan dikontrol gabungan pilot dan komputer yang disebut 'scalable autonomy'.

Helm yang dipakai pilot bakal dilengkapi berbagai sensor dan AI untuk menganalisa sinyal dari otak si pilot, kemudian secara perlahan mempelajari sinyal-sinyal itu. Nantinya AI yang tersemat dalam sistem bisa mengambil alih kontrol pesawat jika si pilot kehilangan kesadaran.

Dalam situs RAF juga dipamerkan teknologi yang ada di dalam kokpit. Termasuk pendeteksi gerakan mata untuk memantau kondisi pilot seperti saat pilot kelelahan atau mengalami tekanan mental.

Sementara itu, antarmuka kokpit akan dilengkapi teknologi AR dan VR yang ditampilkan di helm tanpa ada elemen fisik. Semua sensor dan teknologi itu bakal dipakai meningkatkan kemampuan dan kesadaran pilot terhadap sekelilingnya.

BAE Systems, salah satu perusahaan yang menggarap Tempest berencana melakukan uji terbang pesawat pada 2027 mendatang. Sedangkan RAF menginginkan Tempest sudah bisa beroperasi penuh pada 2034.



Simak Video "Rusia Kirim 3 MiG-31E Dilengkapi Rudal Hipersonik ke Kaliningrad"
[Gambas:Video 20detik]
(dpe/iwd)