Kabar International

Hewan Terbesar di Dunia yang Beratnya Setara 33 Gajah, Kini Terancam Punah

Tim detikEdu - detikJatim
Senin, 25 Jul 2022 11:58 WIB
Blue whale feeding off san diego
Paus Biru, Foto: Getty Images/iStockphoto/AlexGoldblum
Surabaya -

Hewan terbesar di dunia yang diketahui saat ini ialah Paus Biru Antartika (Balaenoptera musculus). Beratnya mencapai 400.000 pon (sekitar 181.436 kg) atau setara 33 gajah dan panjangnya hampir 30 meter.

Dilansir detikEdu, mamalia laut yang tergolong dalam subordo paus balin ini hidup di laut Antartika yang sangat dingin. Menurut laporan World Wildlife Fund (WWF), paus biru Antartika akan mengonsumsi sekitar 3.599 kg krill per hari selama musim dingin.

Paus biru Antartika juga dikenal sebagai hewan dengan suara terkeras di Bumi. Ia dapat mengeluarkan suara mencapai 188 desibel atau lebih keras dari mesin jet yang mencapai 140 desibel.

Paus Biru Antartika Masuk Daftar Sangat Terancam Punah

Lebih lanjut, WWF melaporkan bahwa populasi paus biru di Antartika berkurang drastis seiring dengan penangkapan ikan paus komersial di Samudra Atlantik selatan pada 1904 lalu. Meskipun sudah ada payung hukum dari Komisi Penangkapan Paus Internasional (IWC) pada 1960-an, namun perburuan ilegal masih berlanjut hingga 1972.

Dari sekitar 125.000 individu pada 1926, jumlahnya berkurang menjadi sekitar 3.000 individu pada 2018. Berdasarkan data tersebut, paus biru Antartika masuk dalam Daftar Merah IUCN (International Union for Conservation of Nature) sebagai spesies sangat terancam punah.

Klasifikasi Ilmiah Paus Biru Antartika

Melansir Ensiklopedia Britannica, paus biru Antartika adalah cetacea dan diklasifikasikan secara ilmiah dalam ordo Cetacea sebagai rorqual (famili Balaenopteridae) yang berkerabat dengan paus abu-abu (famili Eschrichtiidae) dan paus kanan (Balaenidae dan Neobalaenidae) dari subordo paus balin, Mysticeti.

Paus biru berwarna biru abu-abu dengan bintik-bintik abu-abu yang cenderung lebih terang. Permukaan bawah siripnya berwarna abu-abu terang atau putih untuk beberapa spesies. Selain itu, paus biru kerap dijuluki paus 'perut belerang'.

Paus biru memiliki kepala yang lebar, sirip punggung kecil yang terletak di dekat kebetulan, dan 80-100 alur panjang memanjang di tenggorokan dan dada. Mulutnya berisi hingga 800 piring pendek, lebar, balin hitam, atau "tulang paus", dengan bulu tebal dan kasar yang digunakan untuk menangkap makanan. Betina umumnya lebih besar dari jantan, dan hewan terbesar hidup di Samudra Selatan sekitar Antartika.

Habitat dan Perilaku Paus Biru Antartika

Paus biru betina umumnya lebih besar dari jantan. Spesies terbesarnya diketahui hidup di Samudra Selatan sekitar Antartika.

Melansir situs One Kind Planet, paus biru betina hanya berkembang biak setiap tiga tahun sekali dengan usia kehamilan antara 11-12 bulan. Betina biasanya hanya memiliki satu anak.

Paus biru memiliki kebiasaan unik. Mereka terkadang berenang dalam kelompok kecil tapi sering kali terlihat berenang sendiri atau berpasangan. Mereka dianggap memiliki hubungan yang erat antar sesamanya.

Meskipun kita tidak dapat mendengarnya, paus biru adalah salah satu hewan paling keras di planet ini. Mereka berkomunikasi satu sama lain menggunakan serangkaian denyut, erangan, dan erangan frekuensi rendah.

Menurut perkiraan para ilmuwan, hewan terbesar di dunia ini dapat mendengar suara satu sama lain pada jarak hingga 1.600 km.



Simak Video "Starlink Milik Elon Musk Siap Merambah Benua Antartika"
[Gambas:Video 20detik]
(hse/fat)