Omicron 'Centaurus' Belum Masuk Jatim, Ini Varian yang Mendominasi

Faiq Azmi - detikJatim
Selasa, 19 Jul 2022 14:17 WIB
Ilustrasi virus covid-19 omicron BA.5
Foto: Getty Images/iStockphoto/Firn
Surabaya -

Corona subvarian Omicron B.2.75 atau 'Centaurus' sudah masuk di Indonesia. Namun belum ditemukan di Jawa Timur. Ternyata, di Jatim masih didominasi Omicron subvarian BA.5.

"Belum ditemukan yang Centaurus di Jatim. Hasil whole genome sequencing (WGS) selama bulan Juli 2022 ini, didominasi subvarian Omicron BA.5," kata dr Makhyan Jibril, Anggota Satgas COVID-19 Jatim kepada detikJatim, Selasa (19/7/2022).

Jibril menjelaskan, selama bulan Juli 2022 sebanyak 114 sampel dinyatakan positif Corona subvarian Omicron BA.5. Kemudian sebanyak 37 sampel dinyatakan positif Corona subvarian Omicron BA.2.

"Memang masih didominasi subvarian BA.5. Ada juga subvarian BA.4 ditemukan 14 sampel," imbuhnya.

Lebih lanjut, dia menyebut juga masih ditemukan sampel pasien yang terpapar COVID-19 varian Omicron lama yakni B.1.1.529 dan B.1.1.

"Selama bulan Juli ini ada 192 sampel warga Jatim yang dikirim ke Institute Tropical Desease (ITD) Unair. Dan hasilnya didominasi subvarian BA.5," jelasnya.

Diketahui, kasus COVID-19 di Jatim bertambah 182 pada Senin (18/7/2022). Pasien sembuh bertambah 211. Sehingga, kasus aktif COVID-19 di Jatim saat ini tersisa sebanyak 428.

Berikut penambahan kasus COVID-19 di Jatim dalam sepekan terakhir:

Selasa (12/7): 279 kasus baru, 171 sembuh, 1 meninggal dunia
Rabu (13/7): 221 kasus baru, 185 sembuh
Kamis (14/7): 246 kasus baru, 225 sembuh
Jumat (15/7): 194 kasus baru, 240 sembuh
Sabtu (16/7): 250 kasus baru, 234 sembuh
Minggu (15/7): 229 kasus baru, 216 sembuh
Senin (16/7): 182 kasus baru, 211 sembuh.



Simak Video "Menkes: Indonesia Berhasil Lampaui Gelombang BA.4 dan BA.5"
[Gambas:Video 20detik]
(fat/fat)