5 Cara Mengembalikan Indra Penciuman yang Hilang

Dina Rahmawati - detikJatim
Rabu, 13 Jul 2022 23:36 WIB
Tips Sembuhkan Anosmia
Tips menyembuhkan anosmia/Foto: Infografis detikcom
Surabaya -

Selama pandemi COVID-19, keluhan melemahnya indra penciuman banyak ditemukan. Gejala itu disebut anosmia.

Selain disebabkan COVID-19, anosmia juga terjadi karena alergi, flu, dan sinusitis.

Jika tidak segera diatasi, anosmia dapat membuat penderitanya kehilangan nafsu makan. Sebab, indra penciuman tidak bisa menginterpretasikan rasa makanan.

Lalu, bagaimana cara memulihkan indra penciuman agar kembali normal? Simak informasinya berikut ini:

1. Latihan Indra Penciuman

Cara pertama untuk mengatasi anosmia adalah smell training atau latihan mencium aroma. Gunakan benda yang memiliki aroma kuat seperti minyak kayu putih, jeruk, cengkeh, dan bunga mawar.

Hirup aroma benda tersebut selama 15-20 detik. Lakukan sebanyak 3 kali sehari sampai indra penciuman berangsur normal.

Hindari menggunakan benda beraroma busuk. Sebab itu dapat memicu kerusakan pada indra penciuman.

2. Membersihkan Hidung

Selain melatih indra penciuman, saluran hidung juga perlu dibersihkan. Caranya dengan membilas hidung bagian dalam memakai larutan garam atau nasal spray.

Alirkan larutan garam atau nasal spray secara perlahan melalui salah satu lubang hidung, hingga keluar lagi dari mulut atau lubang hidung lain.

Cara itu bisa dilakukan beberapa hari sekali. Itu supaya alergen dan lendir di rongga hidung bisa keluar.

3. Konsumsi Jahe

Aroma jahe yang khas dan tajam berkhasiat untuk melatih indra penciuman. Tak hanya itu, seduhan jahe juga bisa mengurangi pembentukan lendir penyebab hidung tersumbat dan meredakan peradangan saluran hidung.

Untuk membuat seduhan jahe, hal pertama yang dilakukan adalah mengupas dan memotong jahe. Kemudian seduh satu sendok jahe dengan 2 gelas air panas. Diamkan selama 15 menit. Minum secara rutin untuk memulihkan indra penciuman.

4. Minyak Jarak

Minyak jarak merupakan hasil ektraksi dari biji tumbuhan jarak. Minyak ini biasa digunakan untuk perawatan saluran hidung. Asam risinoleat yang terkandung dalam minyak jarak dapat membantu melawan infeksi dan mengurangi peradangan saluran hidung akibat pilek atau alergi.

Untuk mengobati anosmia, panaskan terlebih dahulu minyak jarak. Selanjutnya, teteskan sedikit minyak jarak di tepi lubang hidung saat sebelum tidur dan bangun tidur.

5. Seduhan Daun Mint

Daun mint juga bisa digunakan untuk memulihkan indra penciuman yang hilang. Daun mint mengandung mentol yang kaya akan zat antimikroba dan antiinflamasi. Zat-zat tersebut berperan penting untuk mengatasi gejala batuk dan hidung tersumbat.

Rebus 10 lembar daun mint dengan segelas air. Selagi hangat, tambahkan madu sebagai pemanis. Minum seduhan daun mint agar melegakan hidung tersumbat.

(sun/sun)