Kabar Reproduksi

Kebanyakan Bercinta, Wanita Ini Sampai Harus Dilarikan ke RS

Tim detikHealth - detikJatim
Kamis, 14 Jul 2022 04:01 WIB
ilustrasi orgasme
Ilustrasi. (Foto: thinkstock)
Surabaya -

Seorang wanita berbagi kisah tentang kesehatan seksualnya yang tidak biasa. Akibat kebanyakan bercinta ia sampai sering mengeluhkan nyeri panggul yang ia alami.

Namanya Nadia Bokody, seorang wanita asal Sydney, Australia. Kepada New York Post dilansir detikHealth, Rabu (13/7/2022), Nadia baru tahu dirinya seorang lesbian di umurnya ke-35 tahun.

Kekasihnya sekarang merupakan wanita pertama yang dipacari selama hidupnya dan kehidupan seksnya pun berubah drastis.

"Semasa hidup saya berusaha menyukai laki-laki dan terpaksa berhubungan seks dalam kondisi yang tidak saya sukai. Kemudian saya memberi kesempatan diri untuk naksir pada wanita dan berhubungan seks dengannya, tapi kemudian aku merasa tidak pernah cukup," kata Nadia dikutip dari New York Post, Rabu (13/7/2022).

Selama berhubungan seks, Nadia selalu menggunakan vibrator atau mainan seks untuk memulai rangsangan. Yang tidak ia ketahui, masturbasi dan berhubungan seks berlebih bisa berakibat fatal pada tubuh.

Beberapa minggu setelah hubungan seks yang intens, Nadia mendadak merasakan nyeri panggul. Menurut teman-temannya, kondisi itu bisa jadi adalah gejala infeksi menular seksual (IMS).

"Itu bisa jadi gejala IMS yang bisa diobati, kata teman saya. Saya disarankan pergi ke dokter untuk melakukan pemeriksaan diri dan diminta sementara tidak melakukan hubungan seks," curhat Nadia.

Terlalu Sering Masturbasi dan Berhubungan Seks

Setelah memeriksakan darah dan urin, dokter menyatakan penyakitnya bukan gejala IMS. Nadia sempat tak percaya, karena menurut keterangan yang ia baca di Google, gejala yang dia rasakan mirip tanda-tanda IMS.

"Saya cukup yakin. Ini karena Anda terlalu sering merangsang klitoris Anda. Istirahatkan vibrator Anda selama beberapa hari dan lakukan aktivitas selain seks dengan pasangan Anda," kata Nadia menirukan penjelasan sang dokter.

Setelah beberapa jam berkonsultasi dengan dokter, hasil lab menunjukkan Nadia negatif IMS. Ia pun mengikuti anjuran dokter untuk tidak melakukan rangsangan di klitoris dan tidak melakukan hubungan seks.

"Setelah beberapa hari istirahat, vulva saya terasa kembali normal," ungkap Nadia.



Simak Video "Konser Westlife di Surabaya Obati Rindu Fan"
[Gambas:Video 20detik]
(dpe/iwd)