Cegah Stunting, Pemuda di Banyuwangi Bagikan Daging Kurban ke Ibu Hamil

Ardian Fanani - detikJatim
Rabu, 13 Jul 2022 01:03 WIB
Cegah stunting pemuda di Banyuwangi bagi daging kurban
Cegah stunting pemuda di Banyuwangi bagi daging kurban (Foto: Ardian Fanani/detikJatim)
Banyuwangi -

Momen Idul Adha dimanfaatkan pemuda di Banyuwangi untuk berbagi daging kurban dengan ibu hamil dan balita. Aksi ini bertujuan untuk mencegah stunting atau gangguan pertumbuhan akibat kurang gizi.

Mereka ini merupakan dari kelompok pemuda Rumah De Giri. Total 1.500 bungkus daging kurban dibagikan ke masyarakat Banyuwangi. Daging itu merupakan daging dari penyembelihan 5 ekor sapi dan 4 ekor kambing.

Direktur Rumah De Giri, Erik Trisdiantana mengatakan para penerima ini sudah terdata. Pendataan penerima melibatkan para relawan, sehingga benar-benar tepat sasaran.

"Kalau biasanya, daging kurban diberikan ke kalangan kurang mampu, tahun ini kami membagikan daging kurban kepada para bumil dan balita. Ini mencegah stunting di kalangan balita," kata Erik, Selasa (12/7/2022).

Daging kurban untuk bumil ini diharapkan bisa membantu peningkatan gizi anak-anak Indonesia, khususnya di Banyuwangi. Sehingga, generasi penerus tidak mengalami stunting. Sebab, generasi yang stunting akan mengganggu kreativitas dan produktivitas dalam belajar.

Meski difokuskan untuk bumil, pihaknya juga tetap membagikan daging kurban kepada kaum duafa. Menariknya, pembagian daging kurban ini dilakukan secara berkeliling atau door to door. Sehingga, mereka yang mendapatkannya tidak perlu antre untuk mengambil.

"Kami tetap menyediakan daging juga bagi kaum duafa yang dibagikan ke rumah-rumah," ujar Erik.

Rumah De Giri merupakan sebuah akronim Demokrasi Gagasan dan Inspirasi (De Giri). Rumah ini merupakan pusat aspirasi yang dinakhodai anggota DPR RI asal Banyuwangi, Sonny T.Danaparamita.

Politisi PDIP ini berharap dengan mendapatkan daging saat Idul Adha, bumil dan balita yang rawan kekurangan gizi bisa dicegah sejak dini.

"Jadi, 20 persen stunting itu terjadi pada masa kehamilan. Ini yang harus dicegah dengan pembagian daging. Sehingga, ke depan generasi kita terbebas dari stunting," jelasnya.

"Dan kami melakukan ini dengan harapan juga dapat menjadi bagian dari upaya pemerintahan Jokowi agar ke depan anak-anak Indonesia terbebas dari stunting," tambahnya.

Sementara itu, Etty salah satu penerima daging mengaku bersyukur. Sebab kehamilannya sudah memasuki usia 6 bulan. Tentunya ia akan membutuhkan asupan gizi yang banyak.

"Alhamdulillah via dibuat sop seminggu dagingnya. Kepedulian teman-teman pemuda ini sangat bagus dicontoh," kata Etty.



Simak Video "Kreasi Warga Gunakan Kreneng Bambu untuk Bungkus Daging Kurban"
[Gambas:Video 20detik]
(abq/iwd)