Kabar Sains

Penjelasan Ilmiah Mengapa Payudara Itu Besar

Tim detikInet - detikJatim
Minggu, 03 Jul 2022 03:03 WIB
Ilustrasi payudara bengkak
Ilustrasi payudara. (Foto: iStock)
Surabaya -

Tunggu dulu, Ferguso. Jangan mikir aneh-aneh. Ilmuwan memang meneliti kenapa payudara perempuan itu besar dan berbeda dari primata atau mamalia betina.

Dalam biologi, mamalia adalah hewan yang menyusui termasuk di dalamnya primata. Manusia atau Homo sapiens juga dekat dengan primata dan juga menyusui.

Tapi tahukah Anda, hanya manusia yang punya payudara permanen? Dilansir Tech Insider dikutip dari detikInet, Jumat (1/7/2022), ada lebih dari 5.000 spesies mamalia di Planet Bumi tapi tidak ada satu pun yang punya payudara permanen seperti manusia.

Ternyata, semua spesies mamalia hanya memiliki payudara sementara termasuk sapi sekalipun. Payudara sementara artinya itu berfungsi hanya saat hamil dan membesarkan anak. Tujuan utamanya memproduksi susu untuk anak yang baru dilahirkan. Saat itulah payudara pada mamalia membesar.

Namun ketika susu sudah tidak ada, anak mamalia sudah tumbuh besar dan tak lagi menyusu, maka payudara induk mamalia menghilang. Ini tidak terjadi pada manusia.

Payudara perempuan berkembang sejak pubertas, bukan hanya saat hamil. Tim Caro dari Universitas Cambridge pernah mengeluarkan riset pada 1987 silam bertajuk Human Breasts: Unsupported Hypotheses Reviewed.

Ada 7 teori kenapa payudara perempuan itu besar. Yakni sebagai daya tarik seksual untuk laki-laki, tanda kondisi reproduksi, memudahkan bayi untuk menyusui, tanda potensi laktasi, persiapan alami seorang ibu sebelum anaknya lahir, membuat ibu panjang umur, dan mampu menghasilkan keturunan.

Namun hal itu belum menjelaskan kenapa setelah proses menyusui selesai, payudara tetap besar dan tidak menciut lagi seperti pada mamalia?

Pakar evolusi Charles Darwin dan di era modern ada Desmond Morris dalam bukunya The Naked Ape pada 1967 silam sama-sama berpendapat bahwa payudara perempuan tetap besar karena secara evolusi memiliki fungsi sebagai daya tarik seksual.

Pada primata, daya tarik seksual adalah pantat yang besar. Dalam evolusi manusia purba menjadi manusia modern yang berjalan tegak, daya tarik seksual bukan cuma pantat, tetapi juga payudara yang lebih mudah diamati mata manusia yang berdiri tegak.

Penjelasan lainnya kenapa payudara perempuan itu besar adalah dari kajian anatomi itu sendiri. Payudara perempuan terdiri dari jaringan lemak yang lebih banyak daripada payudara pada mamalia betina.

Payudara yang besar juga bisa menyebabkan sakit punggung dan dada. American Society of Plastic Surgeons melaporkan pada 2016 saja tercatat ada 61.000 operasi pengecilan payudara.

Tak hanya itu, payudara pada perempuan juga bisa menjadi potensi bahaya kanker. 570 Ribu perempuan meninggal karena kanker payudara pada 2015 menurut data WHO.

Dr Rena Callahan, pakar Hematologi Onkologi dari UCLA mengatakan, kanker payudara diawali proses regenerasi sel yang tidak sempurna pada kelenjar payudara hingga menjadi sel kanker. Itu sebabnya, operasi pengangkatan payudara menurut National Cancer Institute mengurangi risiko kanker hingga 95%.



Simak Video "Mengenal Lebih Dekat Kanker Payudara"
[Gambas:Video 20detik]
(dpe/dte)