Brigjen Eko yang Berinovasi di Papua Raih Hoegeng Awards 2022

Tim detikNews - detikJatim
Jumat, 01 Jul 2022 21:56 WIB
Brigjen Eko Rudi Sudarto penerima Hoegeng Awards 2022 kategori Polisi Inovatif (Tangkapan layar YouTube)
Foto: Brigjen Eko Rudi Sudarto penerima Hoegeng Awards 2022 kategori Polisi Inovatif (Tangkapan layar YouTube)
Surabaya -

Brigjen Eko Rudi Sudarto meraih Hoegeng Awards 2022. Eko yang merupakan Wakapolda Papua kemudian menjabarkan soal pendekatan polisi ke masyarakat. Terutama dalam menjalankan tugas.

"Esensi utama yang kami bangun adalah pendekatan lain di Papua. Pendekatan lain itu secara umum mungkin rekan-rekan tahu pendekatan di Papua itu agak unik. Selama ini hanya perang, perang, kekerasan dan kekerasan," kata Eko di The Tribata Darmawangsa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan seperti dikutip detikNews, Jumat (1/7/2022).

Menurut Eko, sejak 2018 dibentuk Satgas Nemangkawi. Saat ini telah berganti nama menjadi Satgas Cartenz. Di bawahnya ada Satgas Bimas Noken yang mengedepankan unsur kemanusiaan.

"Sejak 2018 resminya kami ada namanya Operasi Nemangkawi. Itu salah satu satuan tugas di Nemangkawi adalah Satgas Bimas, bimbingan masyarakat. Kita bekerja sama dengan TNI tergabung dalam operasi Nemangkawi," tuturnya.

"Salah satu mekanisme atau upaya kita mendekati masyarakat dengan cara-cara kemanusiaan, humanis adalah dengan mengedepankan Bimas. Bimas adalah satuan fungsional di Polri sudah sejak lama ada, di Papua itu sudah ada sebelumnya Bimas Pionir namanya. Kemudian pada saat 2018 kita transformasikan menjadi Bimas Noken. Bimas Noken ini kita jadikan kendaraan untuk mendekati masyarakat," katanya.

Mengapa dipilih nama Nekon? Ia memaparkan, Noken mengandung falsafah yang tinggi.

"Noken itu mengandung falsafah yang luar biasa tinggi. Noken itu lambang kemakmuran orang Papua, lambang kehormatan orang Papua. Kepala suku secara artifisial menggunakan Noken untuk menampung keluhan-keluhan dari anak-anaknya, menampung berbagai pandangan dari masyarakatnya dengan Noken. Di Noken itu dia tampung keluhan dan dicarikan solusinya," tambahnya.

Program Satgas Bimas Noken salah satunya di bidang pendidikan. "Di dalam Bimas Noken itu ada 10 kegiatan. Ada kita kasih nama jargon-jargon yang masyarakat mudah pahami seperti ada 'polisi pergi mengajar' itu lebih banyak pada pendidikan. Semua aspek kita ingin polisi masuk di dalamnya. Karena susah sekali keberadaan aparat pemerintah untuk bisa tembuh di wilayah-wilayah terisolir dan wilayah-wilayah yang memang kelompok berkriminal masih ada. Nah polisi dan TNI bersama-sama hadir di situ," katanya.

Di Hoegeng Awards 2022, ia mendapat penghargaan untuk kategori polisi inovatif. Menurutnya, Hoegeng Awards sebagai apresiasi terhadap polisi.

"Penghargaan ini sebenarnya wujud apresiasi negara terhadap Polri. Karena Polri betul hadir di situ dan Polri concern terhadap Papua, concern terhadap Papua adalah kita, kita adalah Papua. Papua Jaya Indonesia Maju itu menjadi hashtag saya," paparnya.



Simak Video "Jenderal Hoegeng, Kapolri Jujur dan Teladan"
[Gambas:Video 20detik]