Review Everything Everywhere All At Once: Ruwet, Absurd Tapi Menyenangkan

Tim detikJatim - detikJatim
Jumat, 01 Jul 2022 13:55 WIB
Everything Everywhere All At Once
Film Everything Everywhere All At Once/Foto: dok. A24
Surabaya -

Berbicara tentang A24 adalah berbicara tentang sebuah studio yang kerap memproduksi film-film yang artistik, aneh, absurd, dan yang intinya nonmainstream dengan tema-tema tersirat, tak mudah dicerna, dan lain dari biasanya. Sajian terbaru A24 saat ini Everything Everywhere All At Once (EEAAO).

Apa yang istimewa dari film tentang multiverse ini?

Sebelumnya di 2021 kita disuguhi tema multiverse di Spider-Man: No Way Home. Kemudian berlanjut di film Marvel berikutnya Doctor Strange in The Multiverse of Madness. Keduanya menyuguhkan tema multiverse yang bahkan diembel-embeli kegilaan.

Tetapi percayalah, bahkan bila dua film itu digabung pun tak akan mengalahkan kegilaan Everything Everywhere All At Once. EEAAO tak hanya gila, sajian ini komplit dengan menghadirkan segala suka, berbagai duka, sederet kelucuan, dan seabrek keabsurdan.

Opening EEAAO berjalan normal dengan menghadirkan sebuah keluarga imigran yang mengelola sebuah usaha laundry di Amerika Serikat. Di situ ada si istri Evelyn Wang (Michelle Yeoh), sang suami Waymond Wang (Ke Huy Quan), dan anak tunggal mereka Joy Wang (Stephanie Hsu).

Pacing yang normal itu kemudian menghadirkan konflik saat keluarga itu datang mengaudit usaha mereka ke Internal Revenue Service (IRS) bertemu dengan Deirdre Beaubeirdre (Jamie Lee Curtis). Permasalahan datang di menit 13 saat Waymond 'kesurupan' Waymond dari universe lain dan mulai mengutak-atik pikiran Evelyn. Berawal dari itulah konflik absurd dan tak terduga tiada henti-hentinya menerpa keluarga tersebut.

EEAAO mempunyai durasi 140 menit atau 2 jam lebih. Namun yang bisa menikmatinya, film ini bakal tak mempunyai durasi karena isi di dalamnya sangatlah beragam. Namun tak ada yang menyalahkan jika ada yang tak bisa menikmati film ini saking kegilaan dan nylenehnya gaya yang disajikan.

Lihat saja bagaimana verse-jumping diaktifkan, Anda bakalan tertawa, mengernyitkan dahi, memelototkan mata, atau bahkan merasa jijik saat mengetahui apa saja syarat untuk melakukan verse-jumping. Atau bagaimana Jobu Tupoki berubah menjadi sesuatu atau seseorang dengan background universe yang melebur dan berbeda. Jika kurang, tak ada yang lebih absurd dari dua buah batu sedang bercakap-cakap.



Simak Video "K-Talk: Eksekusi Ciamik 'Alienoid' yang Gabungkan Sci-fi dan Zaman Goryeo"
[Gambas:Video 20detik]