Kondisi Terkini Pesilat Surabaya yang Viral Terpukul Atlet Silat Jember

Nurhadi Wicaksono - detikJatim
Kamis, 30 Jun 2022 18:03 WIB
Laga silat Porprov Jatim di Lumajang
Atlet Surabaya saat cedera/Foto: Tangkapan layar
Lumajang -

Kericuhan terjadi pada pertandingan silat pada Porprov Jatim yang digelar di Lumajang. Kericuhan ini terjadi saat laga antara tim silat Kabupaten Jember melawan tim dari Surabaya di GOR Wirabakti, Lumajang, pada Rabu (29/6) malam.

Awalnya, pertandingan silat kelas A putra antara atlet silat Jember, Puji Santoso melawan atlet silat Surabaya, Septyan Dwi Iksan berlangsung kondusif. Lalu, atlet Jember dianggap melakukan pelanggaran dengan memukul bagian dada atlet Surabaya hingga mengalami cedera dan tidak bisa melanjutkan pertandingan.

Akibatnya, Puji didiskualifikasi dari pertandingan. Hal ini memantik emosi dari pendukung hingga ofisial yang tak terima. Akibatnya, kericuhan terjadi di pertandingan. Sejumlah pendukung merangsek masuk lapangan, mengumpat hingga puncaknya merusak meja juri.

Saat ini, kondisi atlet Surabaya yang sempat cedera sudah membaik. Usai tim Jember didiskualifikasi, tim silat Surabaya berhasil melaju ke babak final kelas A putra menghadapi tim silat Gresik.

"Kondisi saat ini sudah membaik. Kita usahakan untuk memeriksakan ke dokter dulu. Setelah itu kalau dokter menyatakan fit, akan lanjut bertanding," kata pelatih tim silat Surabaya, Nur Asmi Rifa'i kepada detikJatim, Kamis (30/6/2022).

Nur menyebut meskipun secara fisik kondisi Septyan membaik. Namun, ada hal yang juga penting dilakukan. Yakni memastikan kondisi psikis Septyan juga baik usai kejadian tersebut. Pihaknya juga fokus menyiapkan hal ini.

"Insyaallah tadi yang agak kesulitan luka secara psikisnya. Secara psikis kita bangun moralnya, secara fisik kita siapkan agar dia mau bertahan dan berjuang. Di final nanti melawan Gresik," imbuhnya.

Meski sempat ricuh, keputusan tim juri ini telah diterima oleh kedua tim. Tim silat Surabaya pun melenggang ke final.

"Yang ramai kemarin suporter, kalau pertandingannya tetap berjalan sesuai aturan dengan keputusan Surabaya yang menang diskualifikasi atas Jember, karena jember melakukan pelanggaran," tambah Delegasi Tehnik, Yoyok Setiawan.

Sebelumnya, dalam pertandingan, atlet Jember dianggap melakukan pelanggaran dengan memukul bagian dada atlet Surabaya hingga mengalami cedera dan tidak bisa melanjutkan pertandingan.

Dalam video viral, terlihat pukulan dari Puji dilakukan secara berulang ke arah dada hingga leher Septyan. Akibatnya, Septyan ambruk dan harus mendapat pertolongan medis. Bahkan, terlihat dalam video, sejumlah petugas medis membawa alat bantu pernafasan dan oksigen.



Simak Video "Ricuh Pertandingan Bola Porprov Jatim, Pemain 2 Tim Baku Hantam!"
[Gambas:Video 20detik]
(hil/iwd)