Revitalisasi Kawasan Religi Pasuruan Dimulai, Payung Madinah Segera Dibangun

Muhajir Arifin - detikJatim
Kamis, 30 Jun 2022 03:02 WIB
Alun-alun Kota Pasuruan
Alun-alun Kota Pasuruan (Foto: Muhajir Arifin/detikJatim)
Pasuruan -

Pemerintah Kota Pasuruan akan merevitalisasi kawasan wisata religi yang terintegrasi dengan alun-alun pekan ini. Revitalisasi dilakukan agar perekonomian warga setempat ikut terangkat

Revitalisasi dilakukan dengan membangun payung madinah di alun-alun. Drainase, trotoar, taman dan tugu juga akan revitalisasi. Dengan begitu, kawasan alun-alun akan semakin indah dan cantik.

Selain itu kawasan water tower juga akan dijadikan sebagai sentra pedagang kaki lima dan pusat oleh-oleh. Sarana penerangan jalan umum dan fasilitas keselamatan akan diperbaiki. Semua pedagang kaki lima juga akan ditata ulang.

"Kota Pasuruan dianugerahi potensi wisata religi yang sangat besar dengan adanya makam Kiai Hamid yang terletak dekat dengan alun-alun. Kita ingin wisatawan yang datang tidak hanya berziarah, namun juga menikmati kawasan alun-alun dan membelanjakan uangnya di sekitar alun-alun. Kita ingin wisatawan maupun peziarah semakin betah di Pasuruan," kata Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Rabu (29/6/2022).

Proses revitalisasi dimulai pekan ini dan ditargetkan rampung pada Desember 2022. Ia meminta semua pihak khususnya pelaku ekonomi di kawasan ini memberikan dukungan penuh.

"Proses sosialisasi berjalan lama. Sejak awal saya dilantik sama Mas Adi, terus ditindaklanjuti OPD, bikin perencanaan, terus sampai sekarang. Prinsipnya dalam revitalisasi ada penataan PKL, parkir, juga peziarah, arusnya ditata semua lebih rapi, nyaman, bisa rileks," jelasnya.

Pemkot juga sudah mengundang kepala OPD, lurah, camat, dan perwakilan warga serta PKL di kawasan Alun-alun Kota Pasuruan. Sosialisasi digelar agar para stakeholder dan pihak yang berkepentingan mendapatkan informasi yang utuh terkait program revitalisasi tersebut.

"Pedagang ya setuju. Mereka tidak dipindah, mereka hanya diatur agar tertib. Bagaimana membuang sampah dan penataan dagangan. Yang penting kan pembeli datang, bukan di mana mereka jualan. Kita bikin alur agar pembeli datang," tandas Gus Ipul.



Simak Video "Terkuak! Dokter Muda UB Tewas di Tangan Ayah Tiri Kekasihnya"
[Gambas:Video 20detik]
(abq/iwd)