Kabar Nasional

Yusuf Mansur Janji Tuntaskan Tunggakan Gaji Karyawan Paytren Pekan Ini

Tim detikJabar - detikJatim
Rabu, 22 Jun 2022 12:16 WIB
(Screenshot YouTube PayTren Official)
Yusuf Mansur (Foto: Screenshot YouTube PayTren Official)
Surabaya -

Yusuf Mansur kembali menjadi perhatian. Belakangan sebanyak 14 mantan karyawan PT Veritra Sentosa Internasional atau Paytren menggugat Bos Paytren itu ke Disnaker Kota Bandung.

Paling anyar, kuasa hukum Yusuf Mansur menyatakan berjanji akan menyelesaikan kewajiban gugatan tunggakan gaji karyawan sebesar Rp 616 juta itu pada pekan ini.

"Jadi ada informasi dari pihak kuasa hukum dari Yusuf Mansur, mereka meminta waktu minggu ini untuk menyelesaikan kewajiban mereka," kata kuasa hukum 14 eks karyawan Paytren Zaini Mustofa dilansir dari detikJabar, Rabu (22/6/2022).

Zaini mengungkapkan bahwa berdasarkan kesepakatan awal tadinya pihak kuasa hukum ustaz pemilik bisnis e-wallet Paytren itu berjanji hendak mengadakan mediasi bipatrit pada pekan lalu.

Namun, pihak Yusuf Mansur meminta waktu kembali karena harus mencocokan dokumen gugatan Rp 616 juta.

"Seharusnya minggu kemarin bipartit-nya supaya bisa langsung ke tripartit atau pembayaran kewajiban yang Rp 616 juta itu. Tapi dari mereka, meminta waktu lagi sampai minggu ini, nanti akan ada pertemuan lanjutan," ucap Zaini.

Meski begitu, hingga saat ini pihaknya belum mendapat informasi lanjutan dari kuasa hukum Yusuf Mansur. Termasuk soal kapan mediasi bipartit hendak digelar.

"Belum ada, karena kami hanya tinggal menunggu undangan dari mereka. Nanti saya informasikan lagi kalau ada undangannya dari mereka," kata Zaini.

Belum ada keterangan apa pun dari pihak Yusuf Mansur selaku tergugat dalam perkara itu. Arie Suryana kuasa hukum Paytren hingga saat ini belum merespons.

Sebelumnya, 14 eks karyawan PT Veritra Sentosa Internasional menggugat Yusuf Mansur ke Disnaker Kota Bandung atas perkara menunggak gaji karyawan hingga Rp 616 juta.



Simak Video "Tanggapan Pihak Penggugat soal Kasus Tabung Tanah Yusuf Mansur Ditolak Hakim"
[Gambas:Video 20detik]
(dpe/fat)