171 Pelanggar di Blitar Terjaring Mobil INCAR, Paling Banyak Tak Pakai Helm

Fima Purwanti - detikJatim
Kamis, 16 Jun 2022 17:05 WIB
Kendaraan yang tertangkap kamera INCAR
Kendaraan yang tertangkap kamera INCAR (Foto: Fima Purwanti/detikJatim)
Blitar -

Sebanyak 171 pelanggar terjaring dalam Operasi Patuh Semeru 2022 di wilayah hukum Kabupaten Blitar. Ratusan pelanggar lalu lintas (lalin) itu tertangkap kamera elektronik di mobil Integrated Node Capture Attitude Record (INCAR).

Selanjutnya para pelanggar lalin akan dikenai sanksi berupa tilang online.

"Untuk data sementara, sampai dengan saat ini, ada sekitar 171 pelanggar lalin yang terdeteksi kamera INCAR," kata Kasat Lantas Polres Blitar AKP Kadek Adhitya Yasa Putra kepada detikJatim, Kamis (16/6/2022).

Kadek menyebutkan, ada beberapa jenis pelanggaran yang dilakukan oleh pelanggar saat berkendara. Terbanyak tidak menggunakan helm, menerobos lampu merah hingga mengabaikan marka atau rambu lalu lintas.

"Paling banyak tidak pakai helm. Kemudian ada juga yang melanggar marka lalu lintas. Sehingga terdeteksi sebagai pelanggaran lalin," imbuhya.

Perwira polisi dengan tiga balok di pundak itu melanjutkan, pelanggar dikenai sanksi tilang online. Yakni pengendara atau pemilik kendaraan yang terindikasi melakukan pelanggaran lalin, akan mendapatkan surat konfirmasi tilang elektronik.

"Kamera INCAR hanya akan merekam dan menangkap pelanggar lalu lintas saja. Selama masyarakat tertib, ya tidak akan terekam oleh kamera ini," pungkas Kadek.

Diketahui, Operasi Patuh Semeru 2022 berlangsung mulai 13 hingga 26 Juni 2022. Selama 14 hari, polisi akan mengendepankan kegiatan preemtif dan preventif untuk meningkatkan kepatuhan dan ketertiban masyarakat dalam berlalu lintas.



Simak Video "Ingat! Mulai Hari Ini Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh"
[Gambas:Video 20detik]
(hil/dte)