Tak Ada Nama Keponakan Prabowo di Reshuffle Kabinet, Pelantikan Digeser?

Tak Ada Nama Keponakan Prabowo di Reshuffle Kabinet, Pelantikan Digeser?

Tim detikNews - detikJatim
Rabu, 15 Jun 2022 15:04 WIB
Presiden Jokowi melantik 2 menteri dan 3 wakil menteri baru di Istana Negara (Foto: Tangkapan layar YouTube Setpres)
Foto: Presiden Jokowi melantik 2 menteri dan 3 wakil menteri baru di Istana Negara (Foto: Tangkapan layar YouTube Setpres)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik 2 menteri dan 3 wakil menteri baru pada sisa pemerintahan periode 2019-2024. Namun, ada perubahan mendadak dalam reshuffle kabinet kali ini.

Informasi yang dihimpun detikNews, Rabu (15/6/2022), Rahayu Saraswati Djojohadikusumo sebelumnya digadang-gadang bakal dilantik menjadi wakil menteri hari ini. Namun, keponakan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto itu tidak jadi dilantik.

Kabar terkait Rahayu yang akan masuk kabinet Jokowi sudah beredar di kalangan internal Partai Gerindra sejak Sejak Selasa (14/6) malam. Ucapan selamat kepada Rahayu juga mengalir dari rekan-rekannya, terutama di ormas yang dipimpin Rahayu. Namun, Rahayu dingin menanggapi informasi itu sejak semalam.

Calon Wakil Wali Kota Tangsel Rahayu Saraswati DjojohadikusumoRahayu Saraswati Djojohadikusumo Foto: dok. ist

Sementara itu, tak ada nama Rahayu dalam daftar menteri-wakil menteri yang dilantik hari ini. Rahayu juga belum bisa memberikan pernyataan apa pun soal reshuffle kabinet kali ini.

Pelantikan Rahayu sebagai wakil menteri, tepatnya di Kementerian Koperasi dan UKM, kabarnya bukan dibatalkan. Namun, waktu pelantikan Rahayu hanya digeser.

Sebelumnya, pada reshuffle kabinet 15 Juni, Zulkifli Hasan atau Zulhas akan dilantik menjadi Menteri Perdagangan (Mendag). Sedangkan Hadi Tjahjanto bakal menjabat Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR). Seorang elite PAN yang dekat dengan Zulhas juga membenarkan informasi ketumnya akan menjadi Mendag.

Untuk posisi wakil menteri, ada politikus PSI Raja Juli Antoni yang bakal dilantik sebagai Wamen ATR, Sekjen PBB Afriansyah Noor sebagai Wamenaker, dan John Wempi Wetipo sebagai Wamendagri setelah sebelumnya menjabat Wamen PUPR.

Perihal isu reshuffle ini, Istana menyatakan keputusan tersebut sepenuhnya kewenangan Presiden Jokowi. Istana menyatakan kapan pun waktunya, perombakan kabinet merupakan hak prerogatif presiden.

"Jadi yang namanya kabinet itu kewenangan sepenuhnya presiden. Presiden itu mempunyai hak prerogatif. Presiden mau ganti kapan saja, ya, terserah presiden. Mau hari ini, mau besok, mau lusa. Tapi kewenangan itu sepenuhnya ada pada presiden," kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung kepada wartawan di kompleks Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (14/6) kemarin.



Simak Video "Jawaban Singkat Jokowi soal Reshuffle Kabinet"
[Gambas:Video 20detik]
(hse/dte)