Waspada Rek! Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 Ditemukan di Bali

Tim detikJatim - detikJatim
Sabtu, 11 Jun 2022 15:27 WIB
Omicron: Subvarian BA.2 sudah muncul di Indonesia, WHO sebut tidak lebih parah dari bentuk orisinalnya
Ilustrasi virus Omicron/Foto: BBC World
Surabaya -

Subvarian Omicron baru BA.4 dan BA.5 sudah masuk ke Indonesia. Data Kementerian Kesehatan, virus ini telah masuk ke Bali. Di sini, sebanyak empat kasus sudah teridentifikasi pada Kamis (9/6/2022).

Diketahui, varian baru Omicron inilah yang menjadi pemicu ledakan kasus di Singapura. Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 ini juga diduga menjadi pemicu meningkatnya kasus COVID-19 di Indonesia.

Dilansir dari detikHealth, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat agar tidak panik. Ia meminta masyarakat terapkan prokes dan tetap melakukan vaksinasi booster untuk meningkatkan proteksi. Apalagi subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 disebut bisa 'lolos' imunitas pasca-vaksinasi COVID-19.

"Kenaikan sesudah hari raya itu antara 27 hari sampai 35 hari, sejak hari raya besar Natal ataupun Lebaran. Ini Lebaran kita kan kemarin 2 Mei 2022, kok nggak naik, ya belum naik, karena kan biasanya kejadiannya 27 sampai 35 hari, jadi kenaikan itu pertama normal setiap hari raya besar pasti ada kenaikan," kata Budi di Gedung Kementerian Kesehatan RI, Jumat (10/6/2022).

Selain itu, Budi juga mengungkap adanya varian baru yang ditemukan sejak akhir Mei 2022. "Kemudian yang kedua, kita juga ada varian baru, varian baru juga sudah diidentifikasi tadi malam, tapi itu sebenarnya kejadiannya di akhir bulan Mei 2022. Nah dari dua fakta itu memang pasti akan ada kenaikan," sambung Budi.

Meski saat ini kasus COVID-19 meningkat, Budi menyebut kasusnya masih relatif terkendali jika dibandingkan pasca-perayaan hari besar tahun lalu. Kenaikan kasus atau penularan COVID-19, positivity rate secara nasional juga masih berada di angka 1,1, di mana batas aman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yakni 5 persen.

"Jangan panik, yang pertama booster dipercepat, yang kedua terpenting adalah protokol kesehatannya, terutama pakai masker," pesan Menkes.



Simak Video "4 Kasus Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 Ditemukan di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(hil/sun)