Dorong Usaha Kecil, Walkot Mojokerto Ajak Keluarga Sarapan di Warung

Nada Zeitalini Arani - detikJatim
Senin, 23 Mei 2022 12:24 WIB
Walkot Mojokerto Makan di Warung
Foto: Pemkot Mojokerto
Jakarta -

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengunjungi warung sego jagung di Jalan Raya Meri, Kranggan, Mojokerto, tepatnya di sisi kanan depan gapura lingkungan Meri Dukuhan. Warung itu menjadi pilihan ia dan keluarganya untuk sarapan di Minggu (22/5) kemarin.

Tidak ada bangunan semacam warung makan. Nasi jagung dan beragam lauk-pauk serta sayur pelengkap ditata rapi di atas meja setinggi satu meter di area teras rumah. Lalu terdapat banner kecil bertuliskan Nasi Jagung "Aidah".

"Ini ternyata ada kuliner ramah di kantong, cuma Rp 5.000-an tapi rasanya enak, sehat juga," ucap Ning Ita, sapaannya, dalam keterangan tertulis, Senin (23/5/2022).

Adapun di warung sego itu, Ning Ita memilih menu sarapan nasi jagung dilengkapi ikan trasak goreng, terong balado, dadar jagung, dan urap. Selain nasi jagung, Ning Ita juga memesan jus buah yang juga dijajakan tak jauh dari sebelahnya.

"Nah ini kombinasi sarapan sehat yang pas sekali, nasi jagung minumnya jus buah tanpa gula," ujarnya.

Ia membeli jus di kedai 'Jus Pojok' milik Sumartini (43) yang menjual beragam jenis jus buah, salad buah, dan sop buah. Lezat dan hematnya nasi jagung yang menjadi sarapan Wali Kota Mojokerto itu juga didukung penuturan sang penjual, Iis Sugiarti (31). Menurutnya nasi jagung dagangannya memang biasa diserbu pembeli.

"Bukanya memang di pagi hari, jam-jam orang cari sarapan. Nggak sampe siang gitu biasanya sudah habis," ujar Iis.

Meskipun tergolong kuliner jadul, nasi jagung atau yang juga dikenal sego jagung ini memang masih menjadi favorit sejumlah masyarakat. Selain cita rasa yang nikmat, menu ini juga sehat. Jika dibandingkan dengan nasi putih, nasi jagung lebih kaya akan vitamin, mineral, dan serat.

Sarapan sehat Ning Ita Minggu kemarin juga sekaligus menjadi momen melarisi warung warga. Pada momen itu ia juga ditemani sang suami dan anak perempuan tercinta serta sejumlah warga di sekitar warung tersebut.

Selepas menikmati sarapan tersebut, Ning Ita juga menyempatkan diri untuk mengunjungi Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah yang terletak tepat di seberang lokasi warung. Tak hanya bercengkrama, mereka juga memberikan bantuan sembako kepada panti asuhan yang dihuni 16 yatim perempuan.

Sebelumnya, Ning Ita menjelaskan rutinitas baru sarapan pagi keliling warung yang ada di Kota Mojokerto memang merupakan salah satu strategi untuk mengangkat derajat usaha kecil di Kota Mojokerto. Adapun keberadaan warung-warung ini nantinya juga akan dipromosikan melalui media sosial.

"Saya akan terus keliling untuk mencari sarapan pagi, ke warung-warung yang ada di Kota Mojokerto. Akan kita promosikan keberadaan warung-warung ini di media sosial, semoga ini bisa mengangkat derajat usaha kecil di Kota Mojokerto," ujarnya belum lama ini.



Simak Video "Lebih dari 30 Pilihan Lauk Prasmanan Sunda Ada di Warung Ini"
[Gambas:Video 20detik]
(ncm/ncm)