Gubernur Khofifah Sebut Tingkat Baca Jatim di Atas Nasional

Faiq Azmi - detikJatim
Rabu, 18 Mei 2022 01:04 WIB
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa membuka acara Festival Hari Buku Nasional 2022 di Maspion Square, Surabaya
Gubernur Khofifah buka festival buku (Foto: Faiq Azmi/detikJatim)
Surabaya -

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa membuka acara Festival Hari Buku Nasional 2022 di Maspion Square, Surabaya, Selasa (17/5/2022). Khofifah mengatakan laju transformasi digital di Jatim harus bisa meningkatkan produktivitas masyarakat sehingga bisa memberi nilai tambah secara intelektualitas, sosial, kultural dan ekonomi.

"Salah satu pekerjaan rumah bangsa Indonesia saat ini adalah meningkatkan literasi masyarakat terutama era saat ini adalah literasi digital masyarakat. Bagaimana masyarakat kita dapat memanfaatkan internet secara baik, aman, bertanggung jawab, dan turut memerangi hoaks atau berita palsu," ujar Khofifah.

Khofifah menyebut bahwa literasi digital yang baik akan mendorong pemanfaatan teknologi digital ke arah yang positif, meningkatkan produktivitas, mendukung pembelajaran jarak jauh (PJJ), mendorong kegiatan sosial, filantropi, penggalangan donasi untuk kemanusiaan, meningkatkan gerakan kepedulian, solidaritas, dan gotong royong.

Khofifah menegaskan, keberhasilan transformasi digital bukan soal berapa banyak orang memiliki gadget atau kemampuan dalam menggunakan gadget tersebut. Hal terpenting, kata dia, justru bagaimana orang tersebut mampu memanfaatkan gadget tersebut secara cerdas dan bijak.

Menurut Khofifah, SDM yang berkualitas salah satunya didorong dari kebiasaan membaca dari berbagai sumber untuk memperoleh informasi dan pengetahuan. Karenanya, Ia berharap masyarakat Jatim dapat memanfaatkan sebaik mungkin akses digital untuk meningkatkan kapasitas, kualitas, kompetensi diri, inovasi, kreativitas, dan mendapatkan peluang ekonomi lainnya.

"Belum lama ini saya ke Tuban dan jajan bakso korea seafood di Bundaran Sleko, Kuda Sembilan. Saat saya tanya, belajar dari mana resepnya, dijawab dari YouTube katanya. Ini salah satu contoh bagaimana memanfaatkan teknologi untuk mendapatkan ide berbisnis," ujarnya.

Tingkat membaca di Jatim, lanjut Khofifah berada di atas rata rata nasional. Jika minat membaca secara nasional sebesar 59.5 persen, Jatim berada di kisaran 64,2 persen. Meski demikian minat membaca, frekuensi membaca, durasi membaca serta banyaknya buku yang diakses tetap harus ditingkatkan.

Ketua PP Muslimat NU ini menyambut baik acara tahunan ini diselenggarakan kembali oleh IKAPI Jawa Timur ini sekaligus menandai 72 tahun Ikatan Penerbit Indonesia tersebut yang lahir 17 Mei 1950.

Dirinya berpesan agar penguatan literasi menjadi bagian dari kebangunan bangsa dan kebangkitan bangsa. Ini penting diungkapkan Khofifah mengingat ia memiliki kepedulian terhadap pengembangan literasi dan transformasi digital library dalam berbagai lini.

"Tekad kami adalah membawa Jatim sebagai pusat kebangkitan dan pendidikan dalam arti luas. Ini yang harus kita tingkatkan. Semangat iqra dengan jalan menguatkan literasi di Jatim. Selamat Hari Buku Nasional. Mari kita tingkatkan budaya membaca," tegasnya.

Rangkaian festival tersebut terdiri dari berbagai acara. Tak hanya membuka, Gubernur Khofifah juga meresmikan 63 titik baca dari IKAPI untuk Perpustakaan Daerah dan Arsip, Dinas Kominfo bekerjasama dengan Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, PW NU Jawa Timur, Majelis Dikdasmen PW Muhammadiyah, Lembaga Pendidikan Tinggi NU, Ku-BUKU E-resources dan IKAPI Kabupaten Kota se Jatim.

Khofifah juga menerima secara simbolis sumbangan titik baca dari IKAPI dan perusahaan swasta sejumlah 63 titik baca yang selanjutnya akan diserahkan kepada 38 Dinas Kominfo Kabupaten/Kota se-Jatim, 20 Perpustakaan daerah Kabupaten/Kota, dan 5 Bakorwil se-Jatim.



Simak Video "Menikmati Suasana Romantis di Wisata Air Kalimas Surabaya"
[Gambas:Video 20detik]
(fat/fat)