Pengakuan Korban Keracunan di Jombang yang Santap Nasi Kotak Yasinan

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Sabtu, 14 Mei 2022 12:59 WIB
Puluhan warga Dusun Garu, Desa Podoroto, Kecamatan Kesamben keracunan setelah memakan nasi kotak acara tahlil dan yasin. Saat ini, 12 korban masih menjalani perawatan di puskesmas dan rumah sakit.
Pasien keracunan di Puskesmas Kesamben/Foto: Enggran Eko Budianto/detikJatim
Jombang -

Puluhan warga Dusun Garu, Desa Podoroto, Kecamatan Kesamben keracunan setelah memakan nasi kotak acara tahlil dan yasin. Saat ini, 12 korban masih menjalani perawatan di Puskesmas dan rumah sakit.

Kapolsek Kesamben AKP Achmad mengatakan, korban keracunan massal di Dusun Garu rata-rata mengalami mual, muntah dan diare sejak Kamis (12/5). Hingga dini hari tadi pukul 02.00 WIB, tercatat 12 korban masih menjalani perawatan intensif.

"Per jam 2 dini hari tadi ada 9 korban di Puskesmas Kesamben, 3 di RSI Sakinah, Mojokerto. Kondisi korban rata-rata mengalami mual, muntah dan diare," kata Achmad kepada wartawan, Sabtu (14/5/2022).

Salah seorang korban, Muhammad Riski (20) mengaku mengalami sakit perut, demam, muntah dan diare sejak Kamis (12/5) sekitar pukul 09.30 WIB. Gejala keracunan itu ia derita setelah makan nasi kotak dari rumah Eka Puji Astutik (47), warga RT 14 RW 3 Dusun Garu yang menggelar tahlil dan yasin rutin bagi emak-emak pada Rabu (11/5) malam.

"Saya bangun tidur jam setengah sepuluh perut sakit, terus panas, lalu muntah terus dan diare. Habis makan nasi kotak isinya nasi, telur, mi dan tahu Rabu malam," kata Riski kepada wartawan di Puskesmas Kesamben.

Sebelumnya, Kepala Dusun Garu, Ahmad Mustain menuturkan, tahlil dan yasin rutin digelar di rumah Eka pada Rabu (11/5) setelah salat magrib. Peserta tahlil dan yasin saat itu sekitar 70 emak-emak warga setempat. Mereka mendapatkan nasi kotak berisi nasi, mi bihun, tahu goreng dan telur bali.

Menurutnya, setelah makan nasi kotak dari rumah Eka, sekitar 51 warga Dusun Garu mengalami mual, muntah dan diare pada Kamis (12/5). Awalnya mereka tak menyangka mengalami keracunan. Sehingga para korban berobat sendiri-sendiri.



Simak Video "Sopir yang Gagalkan Penangkapan Mas Bechi Ditangkap!"
[Gambas:Video 20detik]
(sun/sun)