400 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Perayaan Paskah di Sidoarjo

Suparno - detikJatim
Minggu, 17 Apr 2022 18:03 WIB
polresta sidoarjo
400 Personel gabungan amankan perayaan paskah di Sidoarjo (Foto: Suparno)
Sidoarjo -

Sebanyak 400 personel petugas gabungan dari TNI dan Polri dikerahkan dalam pengamanan perayaan Paskah di Sidoarjo. Pengamanan itu sebagai antisipasi Kamtibmas dan pengecekan protokol kesehatan selama rangkaian perayaan Paskah.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan pihaknya bersama TNI dan Polri melakukan pengamanan dan pengecekan protokol kesehatan selama rangkaian kegiatan perayaannya Paskah di gereja-gereja se Sidoarjo.

"Kami menyiapkan 400 personel untuk pengamanan dan pengecekan penerapan protokol kesehatan. Dalam rangka rangkaian perayaan Paskah di seluruh gereja di Sidoarjo," kata Kusumo di Gereja Katolik Santa Maria Annuntiata Jalan Monginsidi Sidoarjo, Minggu (17/4/2022).

Kusumo menjelaskan para personel itu diterjunkan sebagian bentuk memberikan rasa aman dan nyaman. Bagi masyarakat di Sidoarjo yang menyambut pekan suci, Jumat Agung, Sabtu suci dam Minggu Paskah.

"Kami akan selalu hadir, untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat Sidoarjo yang merayakan serangkaian perayaan Paskah di seluruh Gereja di Sidoarjo," jelas Kusumo.

Kusumo menambahkan dalam pelaksanaannya pihak Gereja sudah menerapkan protokol kesehatan dan prosedurnya pengamanannya juga menerapkan aturan yang ada. Perayaan Paskah tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Yang yang lalu masih diselimuti dengan COVID-19 dan angka penyebaran sangat tinggi.

"Apa yang menjadi penekan dari pemerintah bahwa tetap harus menerapkan protokol kesehatan. Kami meminta para jamaat harus menerapkan protokol kesehatan meskipun penyebaran COVID-19 sudah melandai. Alhamdulillah perayaan Paskah hari ini di wilayah Sidoarjo semua sudah menerapkan ketentuan yang berlaku," ujar Kusumo.

Pemerintah sendiri menetapkan libur nasional mulai tanggal 29 April sampai 6 Mei, maka pihaknya terus memasifkan vaksinasi yang ketiga atau booster. Sampai saat ini di Sidoarjo vaksin booster sudah mencapai 19,9 persen. Kurang dari 10,1 persen sudah memenuhi limit yang ditetapkan oleh pemerintah.

"Meski kondisi COVID-19 di Sidoarjo selalu menurun, kami mengharapkan masyarakat tidak boleh lenggah. Harus tetap menjalankan protokol kesehatan yang benar," tandas Kusumo.



Simak Video "Unik! Perayaan Paskah di Jembrana Diiringi Musik Bali"
[Gambas:Video 20detik]
(iwd/iwd)