50 Situs Instansi Pemkab Trenggalek Diretas

Adhar Muttaqin - detikJatim
Selasa, 12 Apr 2022 21:27 WIB
Foto website yang diretas
Foto website yang diretas/Foto: Tangkapan layar
Trenggalek -

Puluhan alamat website instansi milik Pemkab Trenggalek diretas. Halaman depan website tersebut tampak terpampang gambar sekelompok remaja yang membawa poster berisi pesan khusus.

"Hanya orang gila yang menganggap negara ini baik-baik saja!!!," berikut isi tulisan poster yang terpampang pada laman www.rsud.trenggalekkab.go.id yang dilihat detikJatim, Selasa (12/4/2022).

Di bawah gambar poster peretas menuliskan "Hacked by Anon7, Negeri ini sudah tergadaikan oleh pejabat bangs*t yg hanya mementingkan golongannya sendiri. #Op Indonesia #CorruptGovernment anonganteng@protonmail.com,"

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Trenggalek, Edif Hayunan Siswanto, membenarkan adanya peretasan website tersebut. Menurutnya, total ada 50 website yang menjadi sasaran peretasan.

"Yang diretas ada 50 alamat website," kata Edif Hayunan, Selasa (12/4/2022).

Menurut Edif, puluhan alamat yang diretas tersebut merupakan laman yang dikelola oleh sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

Beberapa di antaranya RSUD dr Soedomo, dinas kesehatan pengendalian penduduk dan keluarga berencana (Dinkes PPKB) serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Trenggalek.

EDif mengaku tidak sejak kapan peretasan itu terjadi. Namun pihaknya mengetahuinya sejak pagi tadi.

"Untuk jam peretasan pastinya tidak tahu, tapi ada yang laporan lihat, sudah terjadi pada waktu subuh," ujar Edif.

Menurut Edif, tim teknis Diskominfo Trenggalek tengah berupaya memulihkan website. Tak hanya itu, pihaknya juga melacak celah yang digunakan peretas untuk masuk ke website.

Edif menambahkan akibat peretasan ini kegiatan layanan masyarakat terutama yang berbasiskan online menjadi terganggu.

"Ini team sedang tracing masuknya hacker lewat jalur mana. Secepatnya kami pulihkan," jelasnya.

Humas RSUD dr Soedomo Trenggalek, Sujiono, mengatakan hingga saat ini pihaknya belum bisa masuk ke laman untuk mengunggah informasi dan berita. Ia berharap website segera mungkin pulih.

"Belum bisa masuk, saya buka halaman depan seperti itu. Masih ditangani kominfo," kata Sujiono.



Simak Video "Ukraina Digempur Serangan Siber"
[Gambas:Video 20detik]
(abq/iwd)