Kenangan Indah Pembalap Mario Aji Raih Poin di Sirkuit Mandalika

Tim DetikJatim - detikJatim
Jumat, 25 Mar 2022 10:48 WIB
Pebalap Indonesia, Mario Suryo Aji, membuat kejutan dengan mengukir sejarah baru saat menyelesaikan sesi Kualifikasi Moto3 Mandalika 2022.
Mario Aji di podium Sirkuit Mandalika/Foto: Dok. Instagram/marios.a16
Surabaya -

Pembalap Indonesia asal Magetan, Mario Suryo Aji mengaku mempunyai kenangan indah saat berlaga di sirkuit Mandalika. Hal ini karena pembalap berjuluk Super Mario ini mampu meraih poin perdana dalam Moto3 GP.

"Kenangan dari Mandalika, Ya itu Minggu yang positif buat saya. Minggu baik maksudnya banyak progres dari Qatar, apa lagi bisa front row walaupun sulit," ujar Mario Aji saat dikonfirmasi detikJatim Jumat (25/3/2022).

Meskipun senang saat berlaga di Mandalika, namun Mario mengungkapkan masih belum merasa puas. Sebab menurutnya masih banyak yang harus dipelajarinya lagi.

"Senang tapi belum puas. Kenapa senang belum puas, karena masih banyak yang harus Mario lakuin di atas motor. Masih (harus) belajar lagi," katanya.

Mario belum puas karena target 5 besar posisi start grid belum tercapai. Ini karena ia hanya mampu meraihnya di posisi grid ke-15.

"Belum puasnya yang harusnya bisa di posisi 5 besar sampai akhir balapan, tapi setelah 15 gridnya drop, dari faktor asesment," tandas Mario.

Usai dari Mandalika, Mario selanjutnya akan mengaspal di Barcelona, Spanyol. Selama 2 hari di rumahnya Magetan, Mario mengungkapkan berlatih fisik. Latihan ini dilakukan dengan bersepeda dari Magetan kota ke Telaga Sarangan berjarak sekitar 15 Km.

"Latihan fisik buat sepedaan. Jaga fisik kemarin ke Sarangan sekitar 15 Km," jelas Mario.

Selain berlatih fisik, Mario mengungkapkan juga mempunyai persiapan khusus. Persiapan ini yakni berziarah ke makam ayahnya almarhum Hartoto.

Mario menuturkan kenangan bersama ayahnya saat terakhir kalinya sebelum meninggal. Kenangan itu terjadi pada Maret tahun lalu, sebab sejak itu, ia mengaku sudah tidak bertemu lagi dengan ayahnya.

"Kenangan terakhir dengan bapak Maret 2021. Saat itu terakhir ketemu saat ultah Mario, jadi kenangan terakhir. Setelah itu atau 7 bulan (keliling) balapan belum ketemu hingga meninggal ndak tahu," kenang Mario.

Sebelum berangkat ke Spanyol, Mario berpesan agar Pemprov Jatim lebih banyak diberi perhatian. Sebab menurutnya selama ini para rider lokal kurang mendapat perhatian.

"Agar rider lokal diperhatikan, selama ini belum. Harapannya diperhatikan. Ndak pernah ada apa-apa. Ndak ada perhatian dari Jatim. Magetan saja ndak pernah," imbuhnya.



Simak Video "Saat Pebalap MotoGP Quartararo Belanja Kartu Perdana di Mandalika"
[Gambas:Video 20detik]
(abq/fat)