Ribuan Vaksin AstraZeneca di Kota Malang Kedaluwarsa

Muhammad Aminudin - detikJatim
Senin, 07 Mar 2022 11:17 WIB
Doctor vaccinating for a boy on blue background.
Foto: Getty Images/iStockphoto/baona
Malang -

Ribuan vaksin jenis AstraZeneca yang dimiliki Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang kedaluwarsa. Ribuan vaksin itu masih disimpan di lemari pendingin Dinkes Kota Malang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, dr Husnul Muarif. Namun, Husnul membenarkan hal itu. Pihaknya telah menerima masa perpanjangan selama satu bulan dari Kementerian Kesehatan serta Dinas Kesehatan Pemprov Jawa Timur.

"Iya, sesuai E-tiket jenis AstraZeneca berakhir ID-nya pada 28 Febuari 2022. Untuk jumlahnya sekitar 3 ribu sampai 5 ribu dosis," ujar Husnul saat dikonfirmasi, Senin (7/3/2022).

Husnul menegaskan sesuai rekomendasi kemenkes dan Dinkes Pemprov Jatim diberikan perpanjangan masa E-tiket dari ribuan vaksin tersebut hingga akhir Maret 2022 mendatang.

"Sudah ada surat rekomendasi dari Kemenkes dan Dinas Kesehatan Pemprov Jatim, untuk perpanjangan selama satu bulan, sampai akhir Maret ini," tegas Husnul.

Dengan begitu, lanjut Husnul, ribuan vaksin jenis AstraZeneca tersebut, aman untuk diberikan kepada masyarakat. "Jadi boleh digunakan dan aman sesuai rekomendasi Kemenkes dan Dinkes Pemprov sampai akhir Maret ini," tandasnya.

Menurut Husnul, jenis vaksin AstraZeneca rencananya digunakan untuk booster bagi masyarakat umum. Selain untuk masyarakat yang belum menerima vaksin dosis 1 dan dosis 2.

"Iya untuk booster, dan vaksin dosis 1 serta dua. Jadi aman diberikan kepada masyarakat," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Husnul menjelaskan hanya vaksin AstraZeneca yang dimiliki Dinkes Kota Malang habis E-tiketnya pada 28 Febuari 2022 kemarin.

"Hanya AstraZeneca saja, tapi sudah diperpanjang. Lainnya tidak ada," pungkasnya.



Simak Video "Intip Skema Vaksinasi Booster Kedua di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(fat/fat)