Surabaya Kriya Galeri Reborn Hadirkan Produk Berkelas dan Modern UMKM

Esti Widiyana - detikJatim
Sabtu, 05 Mar 2022 03:03 WIB
Ketua Dekranasda Surabaya Rini Indriyani
Ketua Dekranasda Surabaya Rini Indriyani (Foto: Esti Widiyana)
Surabaya -

Selain produk luar, produk UMKM juga tak kalah bagus dan modern. Pemkot Surabaya pun berani menjamin kualitas UMKM dan bisa dibuktikan di Surabaya Kriya Galeri (SKG) di Jalan Ir Soekarno No. II, MERR.

SKG sendiri sebenarnya sudah lama ada, namun kini diperbarui dan lebih kekinian. Cocok untuk kawula muda yang ingin belanja bahkan bisa dijadikan tempat kerja, karena ada co working space.

"Ini adalah SKG reborn, jadi ada berbagai produk-produk dari UMKM Surabaya. Produknya beragam, mulai dari kelas premium hingga masih banyak lainnya. Harapan kami, nantinya masyarakat bisa membeli produk UMKM di SKG reborn sembari menikmati tempatnya yang nyaman, senyaman belanja di mal," kata Ketua Dewan Kerajinan Nasional Indonesia (Dekranasda) Surabaya Rini Indriyani kepada wartawan di Balai Kota, Jumat (4/3/2022).

Rini mengatakan SKG reborn akan dibuka pada 7 Maret 2022 dan diresmikan secara langsung oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Setelah diresmikan, warga Surabaya dipersilahkan mampir untuk membeli produk UMKM atau sekadar untuk menikmati kopi bersama keluarga. Banyak produk yang ditawarkan, mulai batik, makanan, cemilan. Ada pula coffee shop untuk bersantai.

"Kemudian pada saat nanti reborn kita akan undang influencer untuk nanti ikut memasarkan. Kemudian saya undang travel agency untuk nanti bisa bantu ketika ada tamu. Kami juga akan undang forkopimda, karena dari berbagai macam seperti polsek dan danrem. Ketika ada tamu itu bisa saya pendekatan pada istri-istrinya. Kita akan meminta untuk membantu memasarkan karena potensi sekali ketika tamu para forkopimda datang untuk kita ajak membeli di Surabaya," urainya.

Konsep SKG reborn tidak hanya ada di kawasan MERR. Tetapi ada di kawasan lain, diantaranya di Gedung Siola lantai 1, Jalan Tunjungan No 1 - 3, Kebun Binatang Surabaya (KBS) Jalan Setail No.I, RSUD BDH Jalan Kendung No. 115 - 117 lantai 1, Sentra Ikan Bulak (SIB), Terminal Joyoboyo lantai II, Jalan Joyoboyo No. 1, Park and Ride lantai 2 Jalan Mayjen Sungkono No. 112, UPTSA Timur Jalan Menur No. 31C, Park and Ride Jalan Arif Rahman Hakim No.100 dan Parkir Bus Kawasan Wisata Religi Ampel di Jalan Pegirian.

"Ketika nanti ada tamu atau wisatawan, bukan hanya kita sarankan untuk ke SKG MERR, tetapi juga arah ke SKG lainnya. Misal di Siola, di Ampel atau tempat lainnya," katanya.

Produknya pun dijamin premium dan berani bersaing dengan yang ada di pasaran. Karena pemkot dan Dekranasda Surabaya sudah melakukan seleksi UMKM pilihan untuk di pasarkan di SKG. Akan tetapi, bukan berarti UMKM yang belum masuk di SKG dibiarkan begitu saja, Pemkot terus memberikan arahan dan bimbingan agar kualitasnya lebih baik lagi.

"Misal, ada packaging-nya yang kurang menarik, wadahnya kurang rapi dan lain sebagainya. Itu kami latih terus, sehingga ketika sudah punya nilai jual tinggi akan kita masukkan di SKG. Bukan di SKG saja, tetapi juga bisa dibeli di aplikasi Peken Surabaya," jelasnya.

Lalu bagaimana agar wisatawan terutama warga Surabaya tertarik mengunjungi SKG? Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata (DKKORP) Wiwiek Widyati mengatakan, saat ini masih melakukan pemantapan untuk menarik wisatawan domestik dengan wisata andalan Kota Pahlawan. Seperti mangrove, Jembatan Suroboyo, Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran, Alun - Alun Surabaya dan lain sebagainya.

"Nantinya akan menggaet berbagai agen travel, hotel dan lain sebagainya untuk menarik wisatawan ke Kota Surabaya. Jadi nanti para wisatawan bisa memanfaatkan SKG ini sebagai tempat pusat oleh-olehnya Surabaya. Ketika datang ke Surabaya yang ke SKG ini," pungkasnya.



Simak Video "Strategi Bisnis UMKM di Era Digital"
[Gambas:Video 20detik]
(iwd/iwd)