Ruko yang Nunggak Sewa di Eks Stasiun Banyuwangi Lama Dikosongkan PT KAI

Ardian Fanani - detikJatim
Selasa, 22 Feb 2022 16:11 WIB
Pengosongan ruko di eks stasiun Banyuwangi
Pengosongan ruko di eks stasiun Banyuwangi/Foto: Ardian Fanani/detikjatim
Banyuwangi -

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember mengosongkan ruko yang menunggak pembayaran sewa di eks Stasiun Banyuwangi. Seluruh barang di ruko yang berada di Jalan Piere Tendean dikeluarkan oleh petugas.

Penertiban dilakukan oleh puluhan petugas, Selasa (22/2). Petugas mengeluarkan beberapa barang milik salah satu perusahaan ekspedisi nasional, dan meletakkan dipinggir jalan. Sebagian barang dibawa ke gudang di Stasiun Banyuwangi Kota.

"Barang kita keluarkan dan kita letakkan di gudang stasiun Banyuwangi Kota. Bukan kita sita ya, tapi nanti pemilik bisa mengambilnya disana," ujar Broer Rizal, Vice President PT KAI Daop 9 Jember, Selasa (22/2/2022).

Pengosongan ruko itu, lanjut Broer, dilakukan karena penyewa tak kunjung membayar uang sewa sejak tahun 2018.

"Pemanfaatan lahan tersebut awalnya berkontrak, namun sejak Tahun 2018 sampai dengan saat ini kontraknya oleh pihak PT Elteha tidak diperpanjang, dengan tentu juga tidak melakukan pembayaran sewa selama 4 tahun berturut-turut," terangnya.

Sebelum pengosongan ruko, petugas mengawali dengan sosialisasi dan komunikasi terlebih dahulu kepada penghuni bangunan. Diketahui bahwa sebelumnya telah ada kesepakatan pada tanggal 26 Agustus 2021 berupa Surat Pernyataan yang isinya penyewa sanggup melunasi tunggakan sewa lahan selambat-lambatnya Tanggal, 20 Oktober 2021.

Namun sampai hingga saat itu tadak ada pembayaran sama sekali, sehingga diberikan Surat Peringatan (SP). Surat Peringatan 1 pada tanggal 09 November 2021, Surat Peringatan Ke 2 pada tanggal 24 November 2021 dan Surat Peringatan Ke 3 pada tanggal 03 Desember 2021.

Menurut Broer, surat peringatan yang telah dilayangkan itu sebenarnya untuk memberi kesempatan penyewa. Namun ternyata juga tak kunjung mendapat tanggapan atau pembayaran tunggakan.

Dalam kegiatan pengosongan ruko ini, pihak KAI Daop 9 dikawal kepolisian. Pengosongan sendiri berlangsung lancar tanpa hambatan atau perlawanan.

"Hal ini kami lakukan untuk memberikan kesempatan kepada penghuni bangunan tersebut mengosongkan/membongkar bangunan yang mereka tempati secara mandiri sampai dengan batas waktu yang sebagaimana tertuang dalam Surat Peringatan" pungkas Broer.



Simak Video "Mencoba Rute Baru Kereta Commuter Solo-Palur"
[Gambas:Video 20detik]
(abq/fat)