Golkar Jatim Gelar Pelatihan Barista, Dorong Geliat Industri Kopi Daerah

Jihaan Khoirunnisa - detikJatim
Jumat, 11 Feb 2022 13:51 WIB
Golkar Jawa Timur (Jatim) akan menyelenggarakan kegiatan bertajuk Airlangga Coffee Event berupa Pelatihan Barista dan Latte Art Competition pada 19 Februari 2022 mendatang.
Foto: Dok. Golkar Jatim
Jakarta -

Golkar Jawa Timur (Jatim) menggelar kegiatan bertajuk Airlangga Coffee Event berupa Pelatihan Barista dan Latte Art Competition pada 19 Februari 2022 mendatang. Acara ini dalam rangka menyambut geliat pertumbuhan ekonomi pascapandemi.

"Kegiatan ini ditujukan kepada para pecinta kopi. Ada pelatihan barista untuk pemula dan kompetisi latte art bagi yang selama ini sudah bergelut pada dunia kopi," ujar Ketua Golkar Jatim, M. Sarmuji dalam keterangan tertulis, Jumat (11/2/2022).

Menurutnya, kopi saat ini sudah menjadi gaya hidup masa kini. Terbukti, selama periode pendaftaran jumlah peserta yang ingin mengikuti dua acara tersebut sudah melebihi batas kuota yang ada.

"Kopi telah ada di kehidupan sehari-hari kita. Bisnis kopi akan terus berkembang dalam waktu-waktu mendatang. Hal ini terbukti dari membludaknya para pecinta kopi dalam Airlangga Coffee event yang Golkar Jatim selenggarakan," terang Sarmuji.

Anggota DPR RI dari Dapil VI Jatim tersebut mengatakan, Jawa Timur merupakan salah satu penyumbang terbesar kopi nasional. Dia menilai kopi khas Jawa Timur memiliki peminat loyal, tak kalah dari kopi Gayo, Kintamani, Sidikalang dan lainnya.

"Kopi Java Ijen Raung tidak kalah dengan kopi-kopi semacam Gayo, Kintamani, Sidikalang dalam percaturan kopi nasional maupun mancanegara. Kopi khas dari Jawa Timur sudah menjadi salah satu pilihan pecinta kopi baik nasional maupun internasional," jelas Sarmuji.

Anggota Komisi XI yang membidangi Keuangan tersebut menjelaskan pelatihan-pelatihan barista serta kompetisi kreatif latte art akan menjadi penyubur tumbuh kembangnya industri kopi, khususnya di Jawa Timur.

"Pelatihan barista untuk pemula ini sebenarnya sebagai penunjang tumbuh kembangnya industri kopi di Jawa Timur. Bakat-bakat pengolah kopi harus terus menerus diasah dan diperbanyak untuk kebutuhan SDM yang mumpuni di bidang perkopian," tutur Sarmuji.

Dikatakan Sarmuji, ke depan pihaknya akan kembali menggelar pelatihan serupa. Hal ini merespons jumlah pendaftar pelatihan barista yang membudak.

"Jangan khawatir bagi yang belum terpilih untuk mengikuti event 19 Februari nanti. Golkar Jatim akan mengadakan pelatihan serupa angkatan berikutnya. Tetap ikuti media sosial Golkar Jatim untuk mendapatkan informasi terbaru," pungkas Sarmuji.

(akd/ega)