Banjir Terjang 3 Kecamatan di Jember, Sejumlah Tembok Rumah Roboh

Yakub Mulyono - detikJatim
Sabtu, 29 Jan 2022 16:36 WIB
Banjir Terjang 3 Kecamatan di Jember, Sejumlah Tembok Rumah Roboh
Banjir di Jember (Foto: Yakub Mulyono/detikcom)
Jember -

Hujan deras menyebabkan 3 kecamatan di Jember diterjang banjir luapan aliran sungai. Dari data sementara TRC BPBD Jember, tiga kecamatan terdampak banjir luapan aliran sungai. Di antaranya Kecamatan Panti, Pakusari dan Kalisat.

Untuk di wilayah Kecamatan Kalisat, banjir luapan aliran air sungai itu terjadi di saluran irigasi yang melewati permukiman warga. Akibatnya sejumlah rumah terendam setinggi kurang lebih 30 - 80 cm.

Selain itu, derasnya arus air juga menjebol tembok rumah. Salah satu rumah warga juga ambruk pada bagian dapur.

"Beruntung tidak ada korban, tapi kerusakan akibat banjir luapan saluran irigasi itu banyak merobohkan tembok rumah warga. Selain itu, menurut warga terdampak, ketinggian air setinggi hampir satu meter," kata Anggota TRC BPBD Jember Firman Arifianto, Sabtu (29/1/2022).

Menurut pria yang akrab disapa Arif ini, banjir tidak berlangsung lama dan air cepat surut. Kendati demikian, sejumlah rumah mengalami kerusakan cukup parah.

"Rumah yang mengalami rusak cukup parah, bahkan sampai merobohkan bagian dapur rumah, karena posisi rumah berada di dataran paling rendah. Jadi arus air langsung menerjang dan ada sekitar 2 - 3 rumah yang rusak parah," ujarnya.

Terkait penanganan dari dampak banjir luapan tersebut, pihaknya melakukan assesmen untuk mendata warga yang terdampak. Juga membantu warga melakukan pembersihan.

"Kami melakukan asessmen untuk mendata warga terdampak, kemudian dilanjutkan pembersihan," katanya.

"Untuk sementara warga mengevakuasi diri ke rumah saudaranya yang tidak terdampak banjir," imbuhnya.

Untuk di wilayah Kecamatan Kalisat, sambung Arif, ada 3 desa yang terdampak banjir. Yakni Desa Glagahwero, Ajung, dan Plalangan.

Kemudian untuk di Kecamatan Panti berdampak pada Desa Pakis. Sedangkan untuk di Kecamatan Pakusari, dampak banjir terjadi di Desa Pakusari.

Secara rinci dari data sementara BPBD Jember, untuk total kerusakan, satu dapur rumah ambruk rusak sedang. 18 KK (73 jiwa) sempat terendam banjir. Tembok pabrik setinggi 5 meter ambrol sepanjang 25 meter.

"Kemudian 22 kamar dan dapur rumah warga terendam air, kemudian untuk di Ponpes IBU di Pakusari, santriwati sebanyak 360 jiwa evakuasi diri ke tempat aman, dan satu musala terendam banjir. Untuk proses asessmen terus kami lakukan," pungkas Arip.



Simak Video "Banjir Rob Terjang Pantai Utara Probolinggo, Warga Pesisir Diminta Waspada"
[Gambas:Video 20detik]
(fat/fat)