Bikin Betah, KAI Daop 8 Surabaya Percantik Stasiun dengan Program Penghijauan

Hilda Meilisa Rinanda - detikJatim
Kamis, 27 Jan 2022 07:45 WIB
Kai Daop 8
Tanam pohon (Foto: Hilda Meilisa Rinanda/detikcom)
Surabaya -

Suasana stasiun di lingkup PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya semakin cantik dan membuat masyarakat betah. Di sini, digelar program penghijauan untuk membuat indah tampilan stasiun.

Kali ini, kegiatan penanaman pohon Pole dilakukan Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo di Stasiun Kalimas. Kegiatan ini secara serentak diikuti oleh seluruh wilayah Daop 8 Surabaya.

Kegiatan penanaman pohon ini sekaligus turut mensukseskan program "BUMN Hijaukan Indonesia". Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif mengatakan kegiatan penghijauan ini merupakan upaya KAI dalam program BUMN Hijaukan Indonesia

Luqman menyebut dari penghijauan ini, begitu banyak manfaat positif dengan menanam pohon di lingkungan kerja. Pepohonan yang ditanam yakni pohon Asoka, pule, tabebuya ungu, pucuk merah, brokoli kuning, anggrek, bougenville, dan lainnya.

"Selain dapat memberikan udara yang berkualitas untuk menjaga kesehatan, juga dapat menjaga kualitas kerja," ujarnya.

Luqman Arif menambahkan, langkah penghijauan stasiun wilayah Daop 8 Surabaya juga dilakukan dengan adanya beberapa taman di area stasiun. Hal ini merupakan bagian dari peningkatan pelayanan kepada pelanggan. Dengan semakin banyak stasiun yang asri dan indah, diharapkan pelanggan akan merasa nyaman saat menggunakan layanan kereta api.

"KAI berupaya untuk dapat terus meningkatkan pelayanan kepada pelanggan kereta api yang berada di stasiun, salah satunya dengan menerapkan konsep stasiun hijau dan ramah lingkungan," terangnya.

Upaya preservasi lingkungan PT KAI Daop 8 dilakukan dengan serius, mulai dari penanaman hingga pemeliharaan. Para pekerja juga melakukan perawatan tanaman, seperti penyiraman untuk memastikan tanaman tidak kekurangan air. Begitu pula dengan media dan pupuk yang secara berkala diganti untuk memastikan tercukupinya nutrisi tanaman.

"KAI terus menggencarkan penghijauan baik di area stasiun, perkantoran, atau di wilayah lainnya sebagai dukungan dari gerakan BUMN Hijaukan Indonesia serta bentuk kecintaan KAI terhadap bumi yang kita tinggali," imbuh Luqman Arif.

Program penghijauan ini akan berlanjut dengan jumlah pohon yang semakin banyak dan variatif di tahun 2022. Ini sebagai wujud keselarasan pembangunan infrastruktur yang tetap mendukung pelestarian, konservasi, dan menjaga ekosistem lingkungan setempat.

"Penanaman pohon secara nasional ini diharapkan juga dapat menjadikan udara lebih baik dan bersih, mengurangi dampak dari pemanasan global, menyerap berbagai polusi udara, membantu pencapaian target emisi 0, serta menjawab isu dekarbonisasi," tandasnya.



Simak Video "Suasana Stasiun Gambir saat Syarat Antigen dan PCR Tak Lagi Wajib"
[Gambas:Video 20detik]
(hil/fat)