Dipanggil PBNU soal Dukung Cak Imin Capres, Ketua PCNU Banyuwangi Bungkam

Ardian Fanani - detikJatim
Minggu, 23 Jan 2022 15:15 WIB
Gus Makki Diberi Pesan Khusus Rais Syuriyah PWNU Jatim
Gus Makki diberi pesan khusus dari KH Anwar Mansur (Istimewa: Dok PCNU Banyuwangi))
Banyuwangi -

Ketua PCNU Banyuwangi, KH. Moh Ali Makki Zaini bungkam soal pemanggilan PBNU atas dugaan keterlibatan politik praktis dukung mendukung bakal calon presiden. Bahkan Rais Syuriyah PWNU Jawa Timur, KH.Anwar Manshur langsung memberi pesan khusus ke Gus Makki, sapaan KH. Moh Ali Makki Zaini saat berada di Banyuwangi.

Pesan khusus KH. Anwar Manshur itu disampaikan kepada Gus Makki saat menemani jamuan makan malam di kediaman Ahmad Qosim di jalan lingkar Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Sabtu malam (22/1/2022).

Dalam kesempatan jamuan makan malam itu, Gus Makki secara khusus dipanggil KH Anwar Manshur yang juga Pengasuh Ponpes Hidayatul Mubtadiin, Lirboyo, Kediri ini.

"Gus Makki beberapa kali didawuhi (Diberi pesan) oleh KH.Anwar Manshur, isi pesannya apa saya tidak tahu," ujar Ahmad Qosim tuan rumah yang juga Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi yang melihat langsung peristiwa tersebut.

Saat ditanya soal pemanggilannya oleh PBNU, Gus Makki enggan berkomentar banyak. Dia juga tidak membeberkan pesan khusus apa yang disampaikan KH.Anwar Manshur kepada dirinya. Pria yang juga pengasuh Ponpes Bahrul Hidayah, Rayud Desa Parijatah Kulon Kecamatan Srono ini memilih diam.

Selama menemani jamuan makan malam itu, Gus Makki duduk bersimpuh di lantai tepat di sebelah kanan tempat duduk KH.Anwar Manshur.

Beberapa kali Gus Makki terlibat dialog dengan Rais Syuriyah PWNU Jawa Timur yang masuk dalam tim Ahlul Halli Wal Aqdi ( Ahwa) dalam Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama di Lampung.

Bahkan, Gus Makki juga diberi semangkuk bakso yang baru disantap KH.Anwar Manshur untuk diteruskan hingga habis. Setelah itu, Gus Makki juga diminta menghabiskan nasi berisi lauk sate gule yang sempat dicicipi KH.Anwar Manshur.

Usai santap malam itu Gus Makki juga diminta mengambil hadiah yang akan diberikan KH.Anwar Manshur. Hadiah itu tidak lain adalah sarung yang sedang dipakai KH.Anwar Manshur agar dipakai saat datang ke PBNU.

Kedatangan KH Anwar Manshur ke Banyuwangi dalam rangka berlibur bersama keluarga besar PonpesLirboyo Kediri di Banyuwangi.

Sekadar diketahui, PBNU memanggil dua ketua PCNU Banyuwangi dan Sidoarjo atas dugaan keterlibatan dalam politik praktis dukung mendukung calon presiden. Pemanggilan ini tertuang dalam surat resmi yang ditandatangani Ketua PBNU Amin Said Husni dan Wakil Sekretaris Jenderal Nur Hidayat.

"Atas arahan Ketua Umum PBNU (KH Yahya Cholil Staquf) kami secara resmi memanggil dua ketua Cabang NU, Banyuwangi dan Sidoarjo," kata Amin Said Husni.

Pemanggilan untuk "tabayun" ini tertuang dalam surat bernomor 21/C.I.16/01/2022 untuk Ketua PCNU Banyuwangi. Sedangkan pemanggilan untuk Ketua PCNU Sidoarjo tertuang dalam surat bernomor 20/C.I.16/01/2022.

Ketua PCNU Banyuwangi dipanggil setelah PBNU menerima laporan adanya agenda politik Pemilihan Presiden 2024 yang melibatkan PCNU Banyuwangi. Bahkan kegiatan itu juga digelar di kantor PCNU Banyuwangi pada Rabu (19/1/2022) dengan mendatangkan salah satu bakal calon presiden. Bakal calon yang dimaksud adalah Muhaimin Iskandar, Ketua Umum DPP PKB.

Sementara pemanggilan PCNU Sidoarjo dilandasi adanya laporan kegiatan yang diinisiasi DPC PKB Sidoarjo dan melibatkan seluruh MWCNU se Kabupaten Sidoarjo.

Terkait hal ini, Ketua PCNU Banyuwangi dan Sidoarjo diminta segera memberikan laporan tertulis dan lengkap untuk selanjutnya dua Ketua PCNU ini diminta menyampaikan secara langsung kepada Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf di kantor PBNU.



Simak Video "Cak Imin Minta Pemilu 2024 Ditunda 1-2 Tahun"
[Gambas:Video 20detik]
(fat/fat)