Rumah di Karah Agung Surabaya Terbakar Diduga Gegara Korsleting Listrik

Deny Prastyo Utomo - detikJatim
Minggu, 23 Jan 2022 13:14 WIB
Sebuah rumah di Jalan Karah Agung, Kecamatan Jambangan, Surabaya terbakar. 7 Damkar diterjunkan ke lokasi.
Rumah di Karah terbakar (Foto: Deny Prastyo Utomo/detikcom)
Surabaya -

Rumah di Jalan Karah Agung Gang 2 No 29, Kecamatan Jambangan, Surabaya terbakar. 7 Damkar diterjunkan ke lokasi. Kebakaran diduga gegara korsleting dari kipas angin.

Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya Dedik Irianto menjelaskan kebakaran dilaporkan pada pukul 10.47 WIB. Pukul 11.03 WIB, petugas sudah berhasil memadamkan api dan melakukan pembahasan.

"Jadi tadi ada warga yang melaporkan rumah mengeluarkan asap. 7 Damkar ke lokasi," kata Dedik kepada detikJatim, Minggu (23/1/2022).

Saat tiba, kondisi rumah tengah terkunci. Sedangkan dari dalam rumah mengeluarkan asap yang tebal.

"Akhirnya sepengetahuan warga sekitar, kita lakukan pembongkaran dan yang terbakar satu kamar," ungkapnya.

Menurut Dedik, saat terjadi kebakaran, warga tidak melaporkan melalui 112. Namun peristiwa itu dilaporkan langsug ke pos PMK Jambangan. Padahal jika dilaporkan melalui 112 pasti akan lebih cepat.

"Jadi tadi ada warga yang melaporkan rumah mengeluarkan asap. Cuman kami sayangkan warga tidak laporan Command Center 112. Warga menyusul ke Pos Jambangan. Padahal ada 112 mestinya lebih cepat. Itukan makan waktu berapa menit," ungkapnya.

Dia menyebut korsleting terjadi karena saat rumah ditinggalkan, kipas angin diketahui masih hidup. Itu terbukti dari bekas colokan kabel yang terhubung dengan kipas dan meleleh terbakar. Kabel itu kemudian jatuh dan menimpa kasur dan membakarnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sedangkan api hanya membakar kamar tempat di mana kasur itu berada.

"Kayaknya meleleh dari situ, korsleting. Jatuh ke kasur. Kasurnya yang terbakar. Apinya tidak seberapa, tapi asapnya sudah satu ruangan pekat sekali," papar Dedik.

Dedik kemudian mengingatkan kepada seluruh warga, jika akan meninggalkan rumah dengan waktu yang lama untuk mematikan peralatan elektroniknya.

"Tolong kalau meninggalkan rumah cukup lama, alat-alat elektroniknya dimatikan. Kecuali kulkas, lampu teras monggo. Tapi untuk yang lain-lainnya tolong dimatikan," tandasnya.



Simak Video "Begini Kondisi Rumah yang Terbakar di Kebayoran Lama"
[Gambas:Video 20detik]
(abq/fat)