Pemkot Madiun Akan Sulap Makam Bong Chino Jadi Rusunawa

Sugeng Harianto - detikJatim
Jumat, 21 Jan 2022 16:52 WIB
Pemkot Madiun Akan Sulap Makam Bong Cino Jadi Rusunawa
Rusunawa di Kota Madiun (Foto: Sugeng Harianto/detikcom)
Madiun -

Pemkot Madiun dalam waktu dekat akan menyulap area kuburan Bong Chino (Makam keturunan China) jadi hunian Rumah Susun Sewa (Rusunawa). Saat ini Pemkot Madiun telah memulai tahapan-tahapan. Di antaranya sosialisasi.

"Betul jadi area kuburan Bong Cino yang berada di Jalan Hayam Wuruk Kelurahan/Kecamatan Manguharjo akan kita sulap jadi hunian Rusunawa III dan sudah kita sosialisasikan," ujar Wali Kota Madiun Maidi saat dikonfirmasi, detikJatim, Jumat (21/1/2022).

Maidi memaparkan alasan menyulap area makam warga keturunan China seiring semakin sempitnya lahan di perkotaan Madiun. Di samping itu Pemkot Madiun ingin menunjang aktivitas warga lebih baik.

"Kenapa kita buat Rusunawa III dan lokasi di Bong Chino ini, karena semakin tingginya nilai lahan dan terbatasnya lahan kota. Serta keterbatasan kemampuan pemerintah kota dalam menyediakan prasarana dan sarana permukiman untuk menunjang aktivitas penduduk sehari-hari. maka perlu penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat," tambahnya.

Menurut orang nomor satu di Kota Pecel, selain itu tujuan dibangunnya Rusunawa III, seiring adanya potensi lahan pekerjaan cukup tinggi. Hal ini akan menyebabkan munculnya daerah kantong-kantong permukiman yang tidak layak huni (kumuh) di lahan-lahan yang seharusnya bisa dioptimalkan.

"Fenomena yang menjadi dasar penataan permukiman dengan penyediaan rumah susun ini sebagai upaya dalam merelokasi kawasan hunian yang tidak layak huni (Kumuh) menjadi layak huni untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Oleh karena itu perlu mengembangkan wilayah yang akan dijadikan lokasi rusunawa,' terang Maidi.

Dia menuturkan luas lahan kuburan bong Chino dengan total kurang lebih 188 makam adalah 19.838m² terdiri dari dua Sertifikat Hak Pakai. Yakni dengan rincian Sertifikat Hak Pakai (HP) No 63 dengan luas 10.000m² dan nomor 64 dengan luas 9.838 m².

"Luas lahan bong Chino hampir 20 ribu meter persegi dengan status hak pakai. Terdapat makam yang total dari daftar ahli waris sekitar 188 dari pengajuan semula oleh kelurahan ada 212," ungkapnya.

Maidi meminta agar proyek pembangunan Rusunawa tidak akan meninggalkan konflik dengan ahli waris. Kuburan makam bong Chino terdapat bangunan rumah tinggal 60 KK.

"Kalau jumlah KK yang menempati Bong Chino saat ini ada 60 KK dengan rincian 26 KK di utara ada 37 rumah dan 34 KK di selatan. Agar tidak konflik sudah kita laksanakan sosialisasi, yang sudah tangal 11 Oktober sampai 30 November 2021," imbuhnya.

Lebih lanjut, Maidi mengungkapkan sebelumnya Pemkot Madiun sudah membangun rusunawa tahap I dan II berlokasi di Kelurahan Nambangan Lor Kecamatan Manguharjo. Gedung rusunawa tahap I dan II berlantai tiga dengan total anggaran pembangunan Rp 18 miliar memiliki kapasitas 66 KK.

"Alhamdulillah Rusunawa tahap I dan II sudah ada penghuninya mereka senang," tandasnya.

Data yang dihimpun detikJatim, dari sekitar 188 makam yang ada ahli waris di kuburan Bong Chino ada 44 makam dibongkar sendiri oleh ahli waris yang saat ini sudah berjalan. Sedangkan lainnya dibongkar Pemkot Madiun.


Dasar rencana pembangunan Rusunawa III Pemkot Madiun sebagai berikut:

- Undang-Undang No 20 Tahun 2011 tentang Rumah Susun

- Undang-undang No II Tahun 2020 tentang Cipta Kerja

- Peraturan Pemerintah No 13 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Rumah Susun

- Peraturan Menteri PUPR No 1/PRT/M /2018 tentang Bantuan Pembangunan dan Pengelolaan Rumah Susun

- Peraturan Menteri PUPR No 1/PRT/M/2019 tentang Tata Cara Pengajuan Usulan Pembangunan dan Pengelolaan Rumah Susun Khusus pada Perguruan Tinggi dan Lembaga Pendidikan Keagamaan Berasrama

- Peraturan Menteri PUPR No 19/PRT/M/2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 1/PRT/M/2018 tentang Bantuan Pembangunan dan Pengelolaan Rumah Susun.



Simak Video "Terdampak Polusi Batu Bara, Warga Marunda Minta Regulasi Dievaluasi"
[Gambas:Video 20detik]
(fat/fat)