Jembatan di Lereng Argopuro Probolinggo Putus Diterjang Luapan Sungai

M Rofiq - detikJatim
Jumat, 21 Jan 2022 16:31 WIB
Hujan deras mengguyur pada Kamis (20/1) pukul 15.00 WIB hingga 20.00 WIB, terjadi Kabupaten Probolinggo. Debit air Sungai Pekalen lereng Gunung Argopuro naik.
Jembatan di Dusun Sumber Kapung, Desa Andung Biru, Kecamatan Krucil putus/Foto: M Rofiq/detikcom
Probolinggo -

Hujan deras mengguyur lereng Gunung Argopuro Kabupaten Probolinggo pada Kamis (20/1) pukul 15.00 WIB hingga 20.00 WIB. Debit air Sungai Pekalen naik.

Akibatnya, jembatan di Dusun Sumber Kapung, Desa Andung Biru, Kecamatan Krucil putus. Jembatan tersebut menghubungkan Desa Andung Biru dengan Desa Sumber Duren, Kecamatan Tiris.

"Derasnya arus Sungai Pekalen merusak jembatan satu-satunya penghubung dua desa di dua kecamatan. Aktivitas warga lumpuh dan perekonomian warga hasil pertanian tidak bisa dijual. Serta aktivitas belajar mengajar diliburkan karena Sungai Pekalen arus masih deras, sangat berbahaya," ujar Tokoh Pemuda Kecamatan Krucil, Agus Subiyanto di lokasi, Jumat (21/1/2022).

Agus menambahkan, warga meminta pemerintah segera memperbaiki atau membuat jembatan baru. Agar warga bisa kembali beraktivitas, dan perekonomian segera pulih.

Tingginya debit sungai juga merusak jembatan di Dusun Tanggungan, Desa Tiris, Kecamatan Tiris. Pondasinya jebol dan jembatan semi permanen itu kondisinya miring.

Hujan deras mengguyur pada Kamis (20/1) pukul 15.00 WIB hingga 20.00 WIB, terjadi Kabupaten Probolinggo. Debit air Sungai Pekalen lereng Gunung Argopuro naik.Jembatan yang miring/ Foto: M Rofiq/detikcom

Warga dilarang melintas dengan beban berat. Di khawatirkan, jembatan yang terbuat dari kayu itu ambruk dan memakan korban jiwa.

Kalaksa BPBD Kabupaten Probolinggo, Rahmad Waluyo mengatakan, pihaknya sudah mendatangi jembatan miring dan jembatan ambrol tersebut. Ia akan segera melapor ke Plt Bupati Probolinggo dan Pemprov Jawa Timur.

"Kami akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait, dan akan membangun dua jembatan dengan konstruksi yang lebih bagus dan aman," kata Rahmad.



Simak Video "Penampakan Kota Serang Dilanda Banjir, Warga Kalang Kabut"
[Gambas:Video 20detik]
(sun/fat)