Kasusnya Tinggi, Pemkab Bantah Ponorogo Kena Wabah Demam Berdarah

Charolin Pebrianti - detikJatim
Kamis, 20 Jan 2022 15:00 WIB
Kabid Pemberantasan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo, Heni Lestari jelaskan tentang DB di Ponorogo
Kabid Pemberantasan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo, Heni Lestari saat ditemui wartawan
Ponorogo -

Jumlah pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Ponorogo masuk rangking dua tertinggi di Jawa Timur. Tercatat, ada 58 pasien DB selama periode 1 hingga 18 Januari 2022.

Kendati demikian, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menyebut jumlah tersebut belum termasuk Kejadian Luar Biasa (KLB) DB. Sebab, pasien DB masih terkendali.

"Belum (KLB) ini masih terkendali, kalau di RSUD dr Harjono Ponorogo kan rujukan, jadi ada pasien dari kota lain," tutur Giri kepada wartawan, Kamis (20/1/2022).

Dalam mencegah DB, Giri menekankan pentingnya kerja bakti atau Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Selain itu, fogging juga diperlukan untuk menenangkan masyarakat.

"Fogging itu menenangkan masyarakat, jadi kita sudah 30 titik fogging," papar Giri.

Sementara itu, sempat beredar isu ada tiga pasien Demam Berdarah (DB) yang meninggal dunia di RSUD dr Harjono Ponorogo. Dinkes membantah kabar tersebut. Kabid Pemberantasan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo, Heni Lestari mengatakan pasien tidak murni meninggal akibat DB.

Heni memaparkan tiga pasien DB yang meninggal dunia yakni dua warga Ponorogo dan satu warga Wonogiri.

"Sesuai diagnosa dokter spesialis itu ada komplikasi gagal ginjal dan diabet. Bukan murni karena DB," tutur Heni.

Pihaknya juga sudah mengklarifikasi ke RSUD dr Harjono Ponorogo jika dua pasien yang meninggal dunia tersebut bukan karena demam berdarah.

"Dua pasien itu meninggal bukan karena DB, tapi juga ada komplikasi lain. Memang saat awal masuk ada penurunan trombosit. Tetapi setelah dilakukan klarifikasi dan epidemiologi di lingkungannya bukan," terang Heni.

Selain itu, Heni mengakui memang ada satu pasien DB anak-anak yang meninggal dunia Desember 2021.Namun selain DB, anak tersebut juga terkena. Sedangkan selama Januari 2022, belum ada laporan pasien DB meninggal dunia.

"Kalau yang anak-anak itu masuknya DB memang. Tapi juga ada diarenya juga sebenarnya," imbuh Heni

Sementara itu, Sekda Ponorogo Agus Pramono menambahkan, meski saat ini ada 58 pasien DB, pihaknya ingin masyarakat segera melakukan PSN serentak.

"PSN harus bagus. Dibantu BPBD, banser, camat dan lurah dan swadaya masyarakat Jumat (21/1) besok PSN serentak," ujar Agus.

Saat ini, ada 16 alat fogging yang bisa digunakan Pemkab Ponorogo. Rencananya, ada tambahan 10 alat fogging.

"Ada 16 alat foging dari banser dan BPBD. Kita tambah 10 alat sehingga kedepan kalau ada kejadian, kita siap," tandas Agus.



Simak Video "Perhatikan Gantungan Bajumu, Nyamuk Suka dengan Bau Manusia"
[Gambas:Video 20detik]
(hil/hil)