BPBD Banyuwangi Kini Punya Alat Canggih Pendeteksi Gempa dan Tsunami

Ardian Fanani - detikJatim
Rabu, 19 Jan 2022 10:55 WIB
BPBD Banyuwangi
Alat pendeteksi gempa (Foto: Ardian Fanani/detikcom)
Banyuwangi -

BPBD Banyuwangi memiliki Warning Receiver System New Generation (WRS New Generation) atau alat deteksi gempa dan tsunami. Alat milik BMKG ini akan mendekesi gempa lebih cepat di wilayah Kabupaten paling ujung Timur Pulau Jawa ini.

Kasi Pencegahan BPBD Banyuwangi, Yusuf Arif mengatakan, alat WRS New Generation ini merupakan aset dari BMKG yang ditempatkan di kantor BPBD setempat sejak Juni 2021.

Alat tersebut berfungsi mendeteksi titik gempa hingga gempa yang berpotensi tsunami. Bila terjadi gempa dengan magnitudo tertentu yang berpotensi tsunami, maka akan terbaca di alat tersebut.

"Jika berpotensi tsunami maka diinformasikan pada masyarakat, sehingga diimbau untuk melakukan evakuasi mandiri secepatnya berdasarkan informasi dari alat WRS New Gen ini," ucap Yusuf, Rabu(19/1/2022).

Yusuf menjelaskan, alat tersebut terkoneksi dengan alat deteksi gempa BMKG di seluruh Indonesia. Jika terjadi gempa di titik tertentu, sirine early warning system (EWS) atau alat deteksi dini bencana tsunami akan dibunyikan.

"Sirine berbunyi jika terjadi baik gempa tidak berpotensi tsunami, begitu pula jika gempa itu berpotensi tsunami. Bila berpotensi tsunami, kita akan membunyikan sirine EWS yang sudah dipasang di beberapa titik," katanya.

Dia menyebut, sirine EWS di Kabupaten Banyuwangi terpasang di antaranya di wilayah Muncar, Pancer, dan Grajagan. Untuk mengantisipasi kebencanaan, BPBD Banyuwangi sendiri terus mensosialisasikan antisipasi bencana melalui program mitigasi, salah satunya dengan memperluas jaringan desa tangguh bencana (Destana).

"Upaya mitigasi ini sangat penting agar dampak bencana bisa ditekan sekecil mungkin," pungkas Yusuf.

Sementara Kepala Stasiun Geofisika BMKG Tretes, Pasuruan, Djati Cipto Kuncoro menambahkan, di sekitar wilayah Jawa Timur ada sekitar 15 Warning Receiver System New Generation (WRS New Generation) yang sudah terpasang.

"Ini untuk diwilayah dibawah naungan Stasiun Geofisika BMKG Tretes. Total sekitar 15 unit yang sudah terpasang di BPBD, Basarnas atau beberapa kantor lain," ujarnya kepada detikcom.

WRS New Generation ini merupakan aset dari BMKG pusat, yang merupakan hadiah untuk daerah yang telah memberikan pinjam pakai lahan untuk diletakkan alat milik BMKG.

"Tentunya alat ini diharapkan bisa membantu pemerintah Kabupaten untuk mendeteksi gempa dan mengambil langkah kongkrit mengantisipasi bencana gempa atau tsunami," pungkasnya.



Simak Video "BMKG Dorong Peran Ahli Konstruksi dalam Mitigasi Ancaman Gempa Bumi dan Tsunami"
[Gambas:Video 20detik]
(fat/fat)