14 Wisata Alam Purwokerto yang Segar Buat Healing: Ada Air Terjun-Hutan Pinus!

14 Wisata Alam Purwokerto yang Segar Buat Healing: Ada Air Terjun-Hutan Pinus!

Arum Sekar Pertiwi - detikJateng
Minggu, 28 Jun 2026 09:05 WIB
Ilustrasi Wisata Alam di Purwokerto
Ilustrasi Wisata Alam Purwokerto (Foto: Gemini AI)
Solo -

Bagi para pelancong yang berkunjung ke Purwokerto, wisata alam menjadi salah satu destinasi yang wajib dikunjungi. Salah satu kawasan yang paling terkenal adalah Baturaden yang menawarkan pesona air terjun dan hutan yang asri.

Dikutip dari laman detikJateng, Purwokerto sendiri merupakan ibu kota Banyumas yang terbagi menjadi 4 wilayah, yaitu Kecamatan Purwokerto Utara, Purwokerto Selatan, Purwokerto Barat, dan Purwokerto Timur.

Sebagai pusat kota, Purwokerto memiliki karakteristik kawasan urban yang dengan dominasi tempat wisata buatan. Meski demikian, wisatawan bisa berkunjung ke berbagai tempat wisata alam yang letaknya tidak jauh dari Purwokerto.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tempat wisata alam di sekitar Purwokerto menjadi surga tersendiri bagi pecinta alam, terutama penggemar trekking dan renang. Tertarik untuk berwisata ke Purwokerto? Simak 14 tempat wisata alam Purwokerto di bawah ini!

ADVERTISEMENT

14 Wisata Alam Purwokerto yang Cocok untuk Healing

1. Hutan Pinus Limpakuwus

Dikutip dari laman Hutan Pinus Limpakuwus, hutan pinus ini terletak di lereng Gunung Slamet. Hutan pinus ini tidak hanya menawarkan pemandangan hutan yang rimbun dan asri, tetapi juga berbagai wahana yang seru. Pengunjung bisa bermain mountain slide, forest train, flying fox, dan lain-lain. Selain itu, pengunjung juga bisa camping atau menginap di cottage dengan bentuk yang unik.

Untuk masuk ke kawasan hutan pinus ini, pengunjung perlu membayar tiket seharga Rp 17.500. Jika ingin menaiki wahana di kawasan hutan ini, pengujung perlu membayar tiket tambahan dengan harga bervariasi, mulai dari Rp 10 ribu hingga ratusan ribu.

2. Telaga Sunyi

Sekitar 16 km dari pusat kota Purwokerto, tepatnya masih di kawasan Limpakuwus, detikers bisa menemukan Telaga Sunyi. Dikutip dari laman Dinporabudpar Banyumas, telaga ini menawarkan aliran air yang jernih dan segar karena berasal dari pegunungan. Telaga ini pun cocok untuk berenang hingga treking.

3. Curug Juneng

Masih mengutip sumber yang sama, Curug Juneng atau Curug Jumeneng merupakan air terjun tersembunyi yang dihiasi dengan tebing dan pepohonan yang masih asri. Curug ini bisa ditempuh dengan treking sekitar 1 km melalui jalur naik turun dan berkelok-kelok.

Di curug ini, pengunjung bisa menikmati keindahan alam dan mencari ketenangan, berenang, hingga berfoto. Untuk menikmati pesona curug ini, pengunjung hanya perlu membayar tiket masuk seharga Rp 5 ribu dan biaya parkir.

4. Curug Telu

Tidak jauh dari Curug Juneng, terdapat air terjun lain bernama Curug Telu. Dirangkum dari laman Dinbudpora Banyumas dan Visit Jawa Tengah, curug ini terdiri atas 3 air terjun dengan ketinggian 50 meter yang berasal dari aliran Sungai Kisapin, Buntu, dan Pelus.

Untuk menuju loket masuk curug ini, pengunjung bisa menggunakan kendaraan pribadi. Selanjutnya, pengunjung perlu membayar tiket masuk sebesar Rp 7 ribu. Setelah itu, pengunjung bisa berjalan kaki untuk mengakses curug ini. Jalan menuju curug ini lumayan mudah diakses dan sudah dilengkapi tangga.

5. Sendang Bidadari

Selain Curug Telu, pengunjung juga bisa berkunjung ke Sendang Bidadari yang letaknya tidak jauh dari loket masuk Curug Telu. Sendang ini memiliki air yang jernih dan tenang, sehingga cocok untuk berendam dan bermain air. Di lokasi sendang ini, terdapat pula goa berhiaskan air terjun yang agak tersembunyi.

6. Kedung Pete

Masih di kawasan yang sama dengan Curug Telu, pengunjung juga bisa berkunjung ke air terjun bernama Kedung Pete. Air terjun ini tampak berwarna biru jernih dengan aliran yang rendah dan batu yang sedikit, sehingga dapat digunakan untuk terjun dan berenang. Namun, air terjun ini memiliki cukup dalam dengan kedalaman lebih dari 5 meter, sehingga pengunjung harus berhati-hati saat berenang di kedung ini.

7. Curug Jenggala

Dirangkum dari laman Instagram @curug_jenggala dan laman Dinporabudpar Banyumas, Curug Jenggala merupakan salah satu air terjun di daerah Baturaden yang berjarak sekitar 15 km dari pusat kota Purwokerto. Di loket masuk yang terletak sebelum Curug Jenggala, detikers bisa membeli tiket masuk seharga Rp 15 ribu.

Selain Curug Jenggala, tiket tersebut juga sekaligus menjadi tiket masuk Curug Bengang, Curug Mertelu, Curug Penganten, Curug Rambat, Situs Batur Semende, dan Sendang Candra Kirana.

Curug Jenggala terdiri atas 3-4 drive air terjun berjejer dengan ketinggian 20-30 meter. Curug ini tidak hanya menyuguhkan pemandangan air terjun yang indah, tetapi juga pemandangan bebatuan dan hutan yang teduh, sehingga menjadikan Curug Jenggala cocok untuk lokasi treking. Selain itu, terdapat pula love deck dan jembatan kayu bisa menjadi spot foto.

Detikers juga bisa berkemah di area curug ini tanpa perlu membayar biaya tambahan.

8. Curug Mertelu

Setelah berkunjung ke Curug Jenggala, detikers bisa melanjutkan perjalanan ke Curug Mertelu. Masih mengutip sumber yang sama, curug ini berjarak sekitar 40 menit dari loket Curug Jenggala.

Jalur menuju Curug Mertelu dipenuhi bebatuan licin, sehingga membutuhkan stamina dan kehati-hatian ekstra. Namun, perjalanan yang sulit ini akan terbayarkan dengan air terjun yang indah dengan aliran air yang jernih.

9. Curug Bengang

Selain Curug Mertelu, detikers juga bisa melanjutkan perjalanan ke Curug Bengang. Perjalanan menuju curug ini memakan waktu sekitar 45 menit hingga 1 jam dari loket Curug Jenggala.

Lokasi curug ini tersembunyi dan memiliki medan yang tidak mudah untuk dilalui. Namun, curug ini menyuguhkan pemandangan yang memanjakan mata dengan pancuran air yang tampak jatuh dari rimbunnya pepohonan.

10. Curug Penganten

Sekitar 1 km dari Curug Bengang, terdapat Curug Penganten yang tidak kalah indah. Sama seperti curug lainnya, Curug Penganten juga memiliki aliran air yang jernih dan suasana yang masih asri. Cahaya yang dipantulkan oleh air terjun ini juga tampak seperti pelangi yang indah.

11. Curug Rambat

Curug kelima yang bisa dikunjugi di area Wisata Alam Jenggala adalah Curug Rambat. Curug ini memiliki 2 tingkatan dengan aliran air yang jernih. Area sekitar curug dihiasi oleh pepohonan yang lebat dan teduh, sehingga membuat curug ini tampak seperti surga yang tersembunyi.

12. Curug Bayan

Curug lain yang bisa detikers kunjungi saat berwisata di daerah Purwokerto adalah Curug Bayan. Curug ini memiliki ketinggian sekitar 7 meter dengan aliran air yang jernih dan dingin dari mata air Gunung Slamet. Aliran airnya tidak terlalu deras, sehingga cocok untuk bermain air.

Di sekitar curug, pengunjung bisa menikmati pemandangan pepohonan yang asri dan jembatan peninggalan Jepang. Selain itu, pengunjung juga bisa menginap di villa dengan konsep kayu di area curug ini.

Tiket masuk ke curug ini cukup terjangkau, yaitu sebesar Rp 15 ribu per orang.

13. Pancuran 7

Sesuai namanya, pancuran ini memiliki 7 pancuran air panas alami. Air dari pancuran ini mengandung belerang, sehingga dapat dimanfaatkan untuk kesehatan kulit dan tubuh.

Selain air panas, lingkungan sekitar pancuran juga dihiasi dengan pepohonan yang memanjakan mata. Akses menuju Pancuran 7 atau Pancuran Pitu ini juga cukup baik, meski ada beberapa jalan yang sedikit menanjak.

14. Kebun Raya Baturaden

Masih di area Baturaden, detikers bisa berkunjung ke tempat wisata alam bernama Kebun Raya Baturaden. Dirangkum dari laman Dinbudpora Banyumas dan laman Instagram @kebunraya.baturraden, kebun raya ini memiliki luas sekitar 143,5 ha dan dijadikan sebagai tempat konservasi ex situ flora pegunungan Jawa.

Di sini, pengunjung bisa melihat berbagai koleksi tanaman, mulai dari tanaman obat, tanaman hias, hingga tanaman langka. Kebun raya ini juga menyediakan fasilitas pembibitan, rumah kaca, rumah kompos, hingga jalur trekking. Selain itu, pengunjung juga bisa menginap di glamping dan villa yang berada di tengah hutan.

Nah, itu dia 14 tempat wisata alam Purwokerto. Semoga bermanfaat, Lur!

Artikel ini ditulis oleh Arum Sekar Pertiwi peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom



(num/apu)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads