Persiraja Banda Aceh akhirnya mengakhiri tren negatif di Championship 2026/2027. Laskar Rencong sukses mencuri kemenangan 3-1 saat bertandang ke markas PSIS Semarang pada pekan kelima di Stadion Jatidiri, Jumat (9/10/2026).
Kemenangan tersebut menjadi yang pertama bagi Persiraja musim ini setelah melewati empat pertandingan sebelumnya tanpa hasil maksimal. Tambahan tiga poin di kandang PSIS menjadi modal penting bagi Persiraja untuk menatap laga-laga berikutnya.
Pelatih Persiraja, Muhammad Ridwan, mengaku bersyukur timnya sukses mewujudkan target menang di Semarang. Namun ia mengakui jika pertandingan melawan PSIS tidak akan berjalan mudah.
"PSIS adalah tim yang bagus, terlebih ketika bermain di Jatidiri dengan dukungan suporter mereka. Energi yang dikeluarkan di setiap pertandingan sangat besar dan kami sudah memprediksi itu," kata Ridwan seusai pertandingan.
Ridwan tak menampik, kemenangan atas PSIS terasa istimewa. Selain berhasil memutus rentetan hasil buruk, Persiraja mampu melakukannya ketika menghadapi tim yang dinilainya memiliki kekuatan cukup baik.
Pelatih asal Semarang itu menegaskan, performa para pemain dalam pertandingan sebelumnya juga menjadi modal penting untuk bangkit. Meski harus bermain dengan 10 pemain saat menghadapi Sumsel, para pemain Persiraja dinilai tetap menunjukkan determinasi tinggi.
"Alhamdulillah, kami bisa memutus tren negatif ini. Anak-anak juga sangat antusias menjalani semua sesi latihan dan kami memang menyiapkan latihan khusus untuk pertandingan hari ini," tuturnya.
Ridwan berharap kemenangan perdana tersebut menjadi titik balik bagi Persiraja untuk memperbaiki perjalanan mereka di Championship musim ini. Ia juga mempersembahkan hasil positif itu untuk masyarakat Aceh.
"Alhamdulillah, kami bisa memutus tren negatif dan ini juga menjadi kado untuk masyarakat Aceh," pungkasnya.
Simak Video "Menyebrangi Marine Bridge yang Menantang dengan Keamanan Terjamin di Semarang"
(apl/alg)