Java United Bakal Banding Usai Dihukum Komdis PSSI Denda Rp 760 Juta

Java United Bakal Banding Usai Dihukum Komdis PSSI Denda Rp 760 Juta

Prihatnomo - detikJateng
Rabu, 07 Okt 2026 14:54 WIB
Skuad Java United di Super League 2026/2027. Diunggah Rabu (7/10/2026).
Skuad Java United di Super League 2026/2027. Foto: Dok. Java United FC
Semarang -

Java United FC berencana mengajukan banding usai dikenai sejumlah sanksi oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI, buntut keributan dalam laga melawan Persija Jakarta di Bali pada 19 September lalu. Total dendanya mencapai Rp 760 juta, ditambah sejumlah hukuman lain.

"Rencana akan banding, manajemen saat ini masih berdiskusi juga untuk langkah-langkah ke depan," kata General Manager Java United FC, Alan Haviluddin, saat dihubungi detikJateng lewat telepon, Rabu (7/10/2026).

"Kami menyesali kejadian kemarin, tentu kita ingin menghadirkan sepak bola yang sportif. Tapi memang situasinya kemarin sedang tidak terkontrol. Yang pasti kami ambil pelajaran dari kejadian kemarin," sambungnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alan mengatakan, sanksi dari Komdis PSSI cukup merepotkan timnya dalam menghadapi laga-laga selanjutnya. Salah satu sanksinya yaitu duo bersaudara Yance Sayuri dan Yakob Sayuri dilarang bermain sebanyak empat kali.

"Sanksi pasti agak mengganggu, tapi pelatih tentu sudah menyiapkan langkah yang akan diambil akibat dari sanksi ini," ujar dia.

ADVERTISEMENT

Dilansir detikSepakbola, pertandingan Persija Jakarta dan Java United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (19/9), berjalan panas dengan sejumlah adu mulut antara ofisial kedua tim.

Salah satu insiden yang menjadi sorotan adalah ucapan Direktur Teknik Java United, Achmad Resal Octavian, kepada Shin Tae-yong. Resal dinyatakan melakukan pelanggaran terkait prinsip antidiskriminasi.

Keributan kembali terjadi setelah pertandingan di lorong pemain. Sejumlah pemain dan ofisial Java United turut terlibat, termasuk Antonio Teles, Yakob Sayuri, dan Yance Sayuri.

Achmad Resal menjadi pihak yang mendapat hukuman paling berat. Ia dijatuhi skorsing 10 pertandingan, larangan memasuki stadion selama satu pertandingan, serta denda Rp 500 juta. Sedangkan Yakob dan Yance Sayuri masing-masing dilarang bermain dalam empat pertandingan dan dikenai denda Rp 50 juta.

Dalam putusan Komdis PSSI, Yakob dan Yance disebut melakukan intimidasi terhadap pengawas pertandingan yang sedang merekam kericuhan. Sementara itu, Antonio Teles dinyatakan melakukan aksi agresif berupa tendangan terhadap ofisial Persija.

Pelatih Java United, Fabio Lefundes, juga mendapat sanksi. Eks pelatih Borneo FC Samarinda itu dikenai denda Rp 30 juta atas tindakan kekerasan terhadap media officer Persija.

Dua anggota tim Java United lainnya, Josmiro de Goes dan David Glen Oei, juga masuk dalam putusan Komdis PSSI. Josmiro dijatuhi denda Rp 30 juta, sedangkan David mendapat peringatan keras.

Seluruh sanksi tersebut tercantum dalam putusan Komdis PSSI yang ditandatangani Ketua Umar Husin. Surat tersebut menetapkan tanggal keputusan pada 24 September 2026.



(dil/apu)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads