Merasa Dirugikan, PSIS Minta Laga Lawan Persiku Diputus WO

Prihatnomo - detikJateng
Selasa, 29 Sep 2026 19:01 WIB
Asisten manajer PSIS, Reza Handika saat ditemui di lapangan Terang Bangsa, Semarang, Selasa (29/9/2026). Foto: Prihatnomo/detikJateng
Semarang -

PSIS Semarang berharap laga yang tertunda melawan Persiku dinyatakan sebagai kemenangan tanpa bertanding (WO) bagi timnya. Kendati begitu, PSIS masih menunggu keputusan Komite Disiplin (Komdis) PSSI.

"Kalau dari PSIS inginnya tetap WO, karena kita merasa dirugikan. Tim sudah berangkat ke sana, biaya sudah keluar, bahkan H-2 kita sudah di sana," kata Asisten Manajer PSIS Semarang, Reza Handika, kepada wartawan, Selasa (29/9/2026).

Menurut dia, keputusan seperti itu sebagai bentuk keadilan karena PSIS sudah mengeluarkan biaya dan mempersiapkan tim untuk pertandingan tersebut. Meski begitu, PSIS tetap menunggu keputusan resmi dari PSSI.

"Kita tetap mengikuti aturan sesuai regulasi. Kita kembalikan lagi ke Komdis PSSI bagaimana nanti aturan dari PT Liga terkait hal ini," ucap Reza.

PSIS berharap keputusan yang diambil dapat mengacu pada regulasi yang berlaku dan diketahui seluruh peserta kompetisi. Reza juga menceritakan bahwa PSIS sebenarnya telah berkomunikasi mengenai alternatif lokasi pertandingan sejak jauh hari sebelum laga digelar.

"Bahkan H-7 kita sudah menawarkan kalau memang mau bermain di home base lain silakan. Cuma dari mereka bilang sedang mengusahakan, mengusahakan, mengusahakan," tuturnya.

Namun, hingga mendekati pertandingan, kepastian venue belum juga didapatkan. PSIS baru memperoleh informasi mengenai proses pengajuan izin pertandingan kepada kepolisian sekitar H-2.

"Kita baru mendapatkan bocoran bahwa permohonan perizinan masuk ke kepolisian. Nah, di situ mereka tidak bisa memastikan," katanya.

Situasi tersebut membuat PSIS tetap berangkat ke Jogja. Bahkan, ketika sudah berada di Jogja, Persiku disebut masih menawarkan kemungkinan pertandingan digelar di Stadion Jatidiri.

"Pada saat setiap kali kita tanya, bahkan kita sudah sampai Jogja, dari mereka menawarkan, 'Mas kalau main di Jatidiri bagaimana?' Ya tidak bisa, kita sudah sampai sini. Itu sudah terlanjur," ungkap Reza.

Terkait status pertandingan, Reza menyebut I-League telah menyampaikan keputusan awal bahwa persoalan tersebut merupakan kelalaian dari pihak Persiku dan panitia pelaksana.

"Dari I-League sudah mengeluarkan keputusan. Intinya kesalahan berada di pihak Persiku dan panpel karena itu merupakan kelalaian dari mereka," ucapnya.

Namun, mengenai sanksi dan hasil akhir pertandingan, keputusan masih berada di tangan Komdis PSSI.

"Jadi terkait keputusan bagaimana hasilnya, atas keputusan itu diserahkan ke Komdis. Kita saat ini tinggal menunggu sanksi apa atau keputusan apa yang keluar dari Komdis," kata Reza.

PSIS berharap keputusan tersebut dapat segera diumumkan.

"Belum bisa dipastikan (kapan keputusannya). Kita juga berharapnya secepatnya, tapi setidaknya mungkin tujuh hari dari pembatalan pertandingan," pungkasnya.

Lihat juga Video '2 Kubu Suporter Terlibat Bentrok di Rest Area Tol Jagorawi':




(apl/dil)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork