Hasil manis diraih tim promosi, Garudayaksa, dalam laga perdana Super League 2026/2027. Tim besutan Milos Joksic berhasil membawa pulang satu poin di kandang Java United FC.
Bermain di Stadion Jatidiri Semarang, Minggu (6/9/2026), Garudayaksa sukses menahan imbang tuan rumah dengan skor 1-1. Septian David Maulana menyelamatkan Garudayaksa dari kekalahan usai menyamakan skor di menit 64 babak kedua.
Usai laga, Milos Joksic mengatakan laga pertama selalu berjalan tidak mudah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya ini adalah pertandingan perdana yang bisa dikatakan cukup sulit buat kedua tim. Khusus Garudayaksa ada beberapa pemain yang secara kondisi belum siap juga ada beberapa pemain yang mengalami kram," kata dia di Stadion Jatidiri hari ini.
Milos Joksic juga mengakui permainan timnya kurang berkembang di babak pertama.
"Bahkan bisa dikatakan babak pertama kita bermain kurang begitu bagus karena banyak passing, banyak keputusan-keputusan yang kita lakukan itu sangat buruk," kata Milos.
"Babak kedua kita bermain lebih baik dalam hal pressing, position kita lebih baik, terus fokus kita jauh juga lebih baik," sambungnya.
Kiper Garudayaksa, Dominik Holec, juga menyebut laga tadi berjalan ketat. Holec tampil apik di laga tersebut dengan menggagalkan peluang-peluang yang diciptakan Java United FC.
"Pertandingan perdana yang cukup ketat, sama yang disampaikan coach bahwa di babak pertama kita bermain kurang baik dan di babak kedua kita sedikit mendapat keberuntungan terutama di menit-menit terakhir," ungkapnya.
"Ke depannya kita akan terus membangun, terus berusaha lebih baik lagi dari pertandingan ke pertandingan berikutnya," pungkasnya.
