Kabar baik datang dari PSIS Semarang. Persoalan sanksi larangan transfer (transfer ban) dari FIFA yang sempat mengganggu persiapan tim disebut segera rampung.
COO PSIS, Faris Julinar, menyampaikan proses penyelesaian kasus tersebut hampir selesai. Manajemen kini hanya menunggu pencabutan sanksi secara resmi dari FIFA sebelum dapat mendaftarkan para pemain barunya untuk mengarungi musim 2026/2027.
"Kalau untuk Banded FIFA, kemarin ada tiga. Tiga-tiganya update dari tim per kemarin itu sudah terselesaikan ke masing-masing pemain. Tinggal proses pencabutan bannednya, sanksi dari FIFA," ujar Faris dalam keterangan yang diterima detikJateng, Sabtu (11/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita juga sudah koordinasi dengan PSSI dan LIB. Jadi 1-2 minggu ini kita tunggu untuk bannednya ini dihapuskan. Jadi tiga-tiganya sudah clear. Tinggal proses pencabutan itu, kita tetap monitor dengan LIB dan FIFA juga," sambungnya.
Kondisi tersebut menjadi angin segar bagi tim berlambang Tugumuda itu. Sebab, PSIS termasuk salah satu klub yang cukup agresif bergerak di bursa transfer jelang musim 2026/2027 dengan mendatangkan banyak wajah baru untuk memperkuat skuad.
Hingga saat ini, PSIS telah memperkenalkan 17 pemain. Sebagian merupakan rekrutan anyar, sementara beberapa lainnya adalah pemain lama yang dipertahankan.
PSIS juga telah memulai persiapan menghadapi kompetisi Championship 2026/2027 dengan menggelar latihan perdana di Stadion Citarum, Semarang, Jumat (10/7).
Sebanyak 24 pemain ambil bagian dalam sesi latihan perdana tersebut. Sementara itu, para pemain asing belum bergabung dan dijadwalkan menyusul dalam waktu dekat.
Latihan perdana itu juga sebagai bentuk persiapan menghadapi laga ujicoba melawan Persebaya yang akan digelar di Surabaya pada 19 Juli 2026 mendatang.
