Salah satu pemain PSD Demak, M Rifqi Kautsar, mendapatkan perawatan di ruang ganti usai laga melawan Perseharjo Sukoharjo, di Stadion Gelora Merdeka, Kabupaten Sukoharjo, kemarin. Dalam laga lanjutan Liga 4 Jawa Tengah itu, Perseharjo menang tipis dengan skor 1-0 atas PSD Demak.
Dari postingan foto yang diunggah akun instagram klub, @psd.demak, nampak kepala Rifqi tengah dipasangi perban. Namun tidak ada keterangan, kenapa kepala Rifqi diperban.
"Stop violence in football! Keep Fighting @rifqikautsaar," tulis tulisan pada story foto akun instagram @psd.demak, seperti yang dilihat detikJateng, Senin (2/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peristiwa itu terjadi pada laga Minggu (1/2) kemarin. Ketua Panpel Perseharjo Sukoharjo, Sumarno, membenarkan adanya peristiwa pelemparan setelah laga Perseharjo Sukoharjo melawan PSD Demak berakhir.
"Saya di Jakarta kemarin, tugas saya limpahkan ke sekretaris. Saya juga dapat informasi, pelemparan memang ada. Tapi informasi yang saya dapat, tidak kena. Kalau kena itu di kanan, tapi itu yang diperban di kiri," kata Sumarno, saat dihubungi detikJateng, Senin (2/2).
Baca juga: PSIS Resmi Berpisah dengan Jafri Sastra |
Dia mengatakan pelemparan terjadi saat pemain berjalan dari lapangan menuju locker room stadion. Dari informasi yang ia dapatkan, pelemparan hanya berupa es batu kecil.
Hingga hari ini, pihak Panpel masih mencari tahu kebenaran dari adanya salah satu pemain PSD Demak yang terluka ini. Ia juga belum mengetahui lukanya seberapa parah dan disebabkan oleh apa.
"Langkah kita masih mencari informasi. Pemain Sukoharjo dan Demak ada kedekatan juga, mereka sering main tarkam di Sukoharjo. Kita coba cari informasi, bisa dengan pendekatan dengan pemain. Apakah itu benar-benar kena lempar, atau psywar saat kita ke sana, karena setelah ini Sukoharjo ke Demak," jelasnya.
Dijelaskan, sejumlah oknum suporter yang melakukan pelemparan sempat diamankan oleh steward di stadion. Setelah dimintai keterangan, mereka kemudian dilepaskan.
"Yang melempar sudah diamankan steward. Sudah dimintai klarifikasi dan mengakui, tapi sudah dilepaskan," ucapnya.
Dia berharap permasalahan ini bisa segera terselesaikan. Dari informasi yang ia dapatkan, pihak PSD Demak juga sudah melaporkan kejadian itu ke Pengawas Pertandingan.
Atas kejadian itu, Sumarno mengatakan, menjadi evaluasi untuk laga kandang Perseharjo Sukoharjo ke depannya. Pihaknya akan melakukan penebalan personal keamanan di tribun penonton.
"Kami meminta maaf atas kejadian kemarin, itu hanya oknum. Itu mungkin kekurangan dalam pengaman kami, sehingga bisa terjadi hal tersebut. Ini untuk evaluasi kami, kedepannya di tribun penonton istilahnya akan ditambahi lagi personel keamanan," terangnya.
