Resep Rendang Daging Empuk Bumbu Meresap untuk Menu Lebaran

Resep Rendang Daging Empuk Bumbu Meresap untuk Menu Lebaran

Sri Wahyuni Oktafia - detikJateng
Rabu, 18 Mar 2026 08:40 WIB
Ilustrasi rendang
Rendang (Foto: Getty Images/Ricky Herawan)
Solo -

Rendang menjadi salah satu hidangan wajib yang hampir selalu hadir di meja saat Lebaran. Cita rasanya yang gurih, kaya rempah, dan berdaging empuk membuat masakan khas Minang ini begitu digemari banyak orang. Tak heran, banyak keluarga yang menyiapkan rendang sebagai menu istimewa untuk menyambut hari kemenangan.

Memasak rendang tidak bisa dilakukan sembarangan. Dibutuhkan teknik khusus serta kesabaran agar daging benar-benar empuk dan bumbu meresap sempurna hingga ke dalam. Mulai dari pemilihan bahan, cara mengolah bumbu, hingga proses memasak yang tepat menjadi kunci utama keberhasilan rendang yang lezat.

Sayangnya, karena belum begitu familier, tidak sedikit yang gagal menyulap daging sapi menjadi rendang empuk. Ada kalanya daging terasa alot sehingga sulit dinikmati. Pun, ada kalanya juga bumbu rendang kurang meresap.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tidak perlu risau, di bawah ini detikJateng sudah siapkan resep rendang daging empuk dengan bumbu meresap sekaligus tipsnya. Tulisan ini dirangkum dari buku Rendang Masakan Terenak di Dunia tulisan Dodi Mawardi, Rahasia Dapur Minang karya Elvida Busma, dan Sajian Viral karya Andis Syah Putra. Yuk, baca sampai tuntas!

Resep Rendang Daging Sapi Empuk untuk Lebaran

Bahan Utama Rendang

  • 1 kilogram daging sapi (pilih bagian sengkel/sandung lamur), potong sesuai selera tetapi jangan terlalu kecil
  • Santan kental 3-4 butir kelapa tua
  • 2 lembar daun kunyit (ikat simpul)
  • 5 lembar daun jeruk
  • 3 batang serai, memarkan
  • 2 keping asam kandis

Bahan Bumbu Halus Rendang

  • 100 gram bawang merah
  • 50 gram bawang putih
  • 150 gram cabai merah keriting
  • 3 cm jahe
  • 5 cm lengkuas muda
  • 2 cm kunyit yang sudah dibakar sebentar

Cara Membuat Rendang Sapi Empuk

  1. Tumis bumbu halus tanpa minyak terlebih dahulu sampai aromanya keluar. Masukkan daun kunyit, daun jeruk, serai, dan asam kandis.
  2. Tuangkan santan kental ke dalam wajan besar. Aduk perlahan agar santan tidak pecah. Gunakan api sedang.
  3. Setelah santan mendidih, masukkan potongan daging sapi. Terus aduk sesekali agar bagian bawahnya tidak gosong.
  4. Untuk menghasilkan rendang yang autentik, terus masak dengan api kecil hingga minyak keluar dan bumbu berubah menjadi cokelat kegelapan atau hitam. Proses ini memakan waktu sekitar 4-5 jam.
  5. Jika sudah empuk dan bumbu mengental, angkat dan sajikan rendang daging sapi dengan nasi hangat.

Tips Agar Rendang Empuk dan Bumbu Meresap Sempurna

1. Pilih dan Potong Daging dengan Benar

Hal pertama yang harus diperhatikan sebelum memasak rendang ialah memilih daging yang tepat sebagai bahan utama masakan khas lebaran ini. Untuk mencegah daging menjadi alot, gunakanlah daging yang segar, terutama bagian paha luar karena teksturnya lebih padat dan cocok untuk rendang. Bagian paha luar atau sengkel ini akan tetap utuh meskipun diaduk selama berjam-jam ketika proses pengentalan bumbu.

ADVERTISEMENT

Selain itu, saat memotong, pastikan potongan melawan arah serat daging agar hasilnya tidak keras atau alot saat dimakan. Pemotongan yang tepat akan membantu memutus serat daging sehingga lebih mudah empuk saat dimasak. Hindari memotong daging terlalu besar atau sembarangan karena bisa memengaruhi tingkat kematangan. Potongan yang seragam akan membantu daging matang merata dan menghasilkan tekstur yang lebih lembut.

2. Pukul-pukul Daging Sebelum Dimasak

Untuk mendapatkan tekstur rendang yang empuk, daging bisa dipukul-pukul terlebih dahulu sebelum dimasak. Gunakan alat pemukul daging atau bagian belakang pisau, lalu pukul secara perlahan hingga serat daging sedikit terbuka. Namun, pastikan tidak memukulnya terlalu keras hingga menjadi pipih karena bisa merusak bentuk dan tekstur daging saat dimasak nanti.

Teknik ini efektif membantu melonggarkan serat daging sehingga bumbu lebih mudah meresap ke dalam. Selain itu, daging juga akan lebih cepat empuk saat dimasak dalam waktu lama. Dengan cara sederhana ini, hasil rendang akan terasa lebih lembut, juicy, dan kaya rasa hingga ke bagian dalam daging.

3. Gunakan Santan dan Bumbu Segar

Santan segar dari kelapa asli sangat disarankan karena memberikan rasa gurih yang lebih kuat dibanding santan instan. Perbandingan umum yang bisa digunakan adalah 1 kg daging dengan santan kental dari tiga butir kelapa untuk hasil yang maksimal. Meski begitu, ada juga anggapan semakin banyak santan yang digunakan maka hasil rendang akan semakin lezat.

Gunakan bumbu dan rempah segar yang dihaluskan secara manual, seperti diulek atau digiling. Metode pengolahan bumbu ini membantu mengeluarkan minyak alami dari rempah sehingga aroma dan rasa rendang menjadi lebih kaya dan autentik.

4. Masak Perlahan dan Aduk Secara Rutin

Masak santan dan bumbu terlebih dahulu hingga mendidih dan mulai mengental sebelum daging sapi dimasukkan. Cara ini penting untuk menjaga struktur daging agar tidak mudah hancur selama proses memasak yang lama. Setelah itu, gunakan api kecil dan masak rendang secara perlahan selama kurang lebih 4-6 jam agar daging matang sempurna.

Proses memasak yang lama dengan api kecil memungkinkan bumbu meresap hingga serat daging sehingga menghasilkan rasa yang kuat dan merata. Selama memasak, rendang harus terus diaduk secara rutin agar tidak gosong di bagian bawah. Dengan teknik ini, bumbu akan menyelimuti daging secara sempurna dan menghasilkan rendang yang empuk serta kaya rasa.

5. Tambahkan Garam Setelah Rendang Berbentuk Kalio

Sebaiknya jangan langsung menambahkan garam di awal proses memasak rendang. Masukkan garam saat rendang sudah memasuki tahap kalio, yaitu ketika santan mulai mengental dan kuah berkurang. Cara ini membantu mengontrol rasa agar tidak terlalu asin, mengingat volume santan akan terus menyusut selama proses memasak.

Jika garam ditambahkan sejak awal, ada risiko rasa menjadi terlalu kuat atau berlebihan saat rendang sudah matang. Dengan menambahkannya di tahap akhir, detikers bisa menyesuaikan tingkat keasinan secara lebih akurat. Hasilnya, rendang akan memiliki cita rasa yang seimbang, gurih, dan tetap nikmat tanpa mendominasi rasa asli bumbu dan rempah.

6. Masaklah Satu Hari Sebelumnya

Rendang justru akan terasa lebih nikmat jika dimasak satu hari sebelum disajikan. Setelah didiamkan semalaman, bumbu dan rempah akan semakin set dan meresap lebih dalam ke serat daging. Proses ini membuat rasa rendang menjadi lebih kuat, kaya, dan menyatu dibandingkan saat baru selesai dimasak.

Karena itu, waktu terbaik untuk memasak rendang lebaran adalah pada hari terakhir puasa atau saat malam takbiran. Dengan cara ini, saat disajikan keesokan harinya, rendang sudah mencapai cita rasa optimal dan siap dinikmati bersama keluarga.

Tips Menyimpan Rendang Agar Awet

Memasak rendang hingga benar-benar kering tidak hanya membuat rasanya lebih khas, tetapi juga membantu menambah ketahanannya. Rendang kering bisa bertahan hingga sekitar dua minggu di suhu ruang jika disimpan dalam wadah kedap udara karena kadar airnya sudah sangat minim.

Untuk penyimpanan lebih lama, rendang bisa dimasukkan ke dalam freezer dan bertahan hingga berbulan-bulan. Saat ingin disantap kembali, cukup panaskan di atas teflon tanpa tambahan minyak. Pemanasan ini akan mengembalikan aroma dan rasa rendang tanpa mengurangi kualitasnya.

Demikian penjelasan mengenai resep rendang yang empuk dan bumbunya meresap untuk disajikan di hari lebaran nanti detikers. Semoga artikel ini bermanfaat ya!

Artikel ini ditulis oleh Sri Wahyuni Oktafia peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom




(num/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads