Cara Luthfi Dukung Program Presiden: Swasembada Pangan-Genjot Ekonomi

Cara Luthfi Dukung Program Presiden: Swasembada Pangan-Genjot Ekonomi

Muhammad Iqbal Al Fardi - detikJateng
Selasa, 03 Feb 2026 11:24 WIB
Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen, mengikuti Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah tahun 2026 di SICC, Bogor.
Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen, mengikuti Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah tahun 2026 di SICC, Bogor. Foto: Dok. Pemprov Jateng
Semarang -

Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen, mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor. Dalam kesempatan itu, Luthfi menjelaskan caranya untuk mendukung program prioritas Presiden, yakni mulai dari menggenjot ekonomi hingga swasembada pangan.

Rakornas tersebut diikuti oleh seluruh unsur kementerian dan lembaga; gubernur dan wakil gubernur; bupati-wakil bupati dan wali kota-wakil wali kota; serta forkopimda se-Indonesia, Senin (2/2/2026). Total peserta yang mengikuti acara tersebut sebanyak 4.011 orang.

Rakornas tersebut digelar untuk menyamakan langkah dan gerak antara pemerintah pusat dan daerah. Khususnya, kegiatan itu digelar untuk mengoptimalkan implementasi program prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045, sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh unsur pemerintahan untuk berjuang bersama menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia.

Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen, mengikuti Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah tahun 2026 di SICC, Bogor.Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen, mengikuti Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah tahun 2026 di SICC, Bogor. Foto: Dok. Pemprov Jateng

Prabowo memaparkan beberapa program prioritas pemerintah pusat yang terlaksana dan akan terus ditingkatkan. Program tersebut yakni swasembada pangan, sekolah rakyat dan sekolah garuda, cek kesehatan gratis, hingga makan bergizi gratis.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Ahmad mengatakan, arahan dari Presiden Prabowo memberikan semangat kepada seluruh kepala daerah untuk fokus pada program yang bersentuhan dengan rakyat.

"Beliau memberikan kita semangat untuk melayani masyarakat," kata Luthfi seperti dalam keterangan tertulis yang diterima detikJateng, Selasa (3/2/2026).

Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen, mengikuti Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah tahun 2026 di SICC, Bogor.Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen, mengikuti Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah tahun 2026 di SICC, Bogor. Foto: Dok. Pemprov Jateng

Dalam rakornas tersebut, Taj Yasin mengatakan, kepala daerah diberikan arahan untuk melakukan bela negara, menghormati, dan memperjuangkan segalanya untuk masyarakat. Dia pun memastikan untuk mendukung program prioritas Presiden.

"Kita bekerja lebih semangat lagi untuk merawat rakyat. Tadi ditekankan untuk kesejahteraan masyarakat," tegas Taj Yasin.

Di bawah kepemimpinan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen, Provinsi Jateng berkomitmen untuk mendukung program prioritas Presiden. Dukungan tersebut seperti halnya target pertumbuhan ekonomi nasional 8% dan swasembada pangan yang terintegrasi RPJMN serta dijabarkan dalam RPJMD Jateng.

Pemprov Jateng juga menyiapkan strategi untuk mendukung program prioritas Presiden dan mewujudkan pertumbuhan ekonomi nasional.

Di bidang pangan, Pemprov Jateng telah menetapkan arah pembangunan untuk meneguhkan sebagai provinsi lumbung pangan nasional pada 2026.

Adapun fokusnya adalah peningkatan produktivitas, rehabilitasi irigasi, pengamanan produksi, dan lainnya. Sementara targetnya adalah produktivitas padi sebanyak 10,5 juta ton Gabah Kering Giling (GKG) dan jagung 3,7 juta ton.

Di bidang ekonomi, pertumbuhan ekonomi Jateng pada triwulan III-2025 sebesar 5,37% atau di atas nasional (5,04%). Industri, perdagangan, konstruksi, dan akomodasi-makan minum menjadi sektor penopangnya.

Tahun ini, Pemprov Jateng mengupayakan meningkatkan ekonomi dengan strategi penguatan sektor unggulan, kemandirian desa, pengendalian inflasi, ketahanan sumber daya alam dan lingkungan, serta mitigasi bencana.

Strategi tersebut diiringi dengan strategi dalam bidang ketenagakerjaan. Diketahui tingkat pengangguran terbuka (TPT) Jateng pada Agustus 2025 turun menjadi 4,66%.

Kebijakan pangan berkelanjutan berkontribusi besar pada penciptaan lapangan kerja. Sejumlah strategi yang disiapkan di antaranya adalah program petani milenial, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di bidang pertanian dan nelayan, hilirisasi sumber daya alam (SDA), revitalisasi Balai Latihan Kerja (BLK), pemagangan, kewirausahaan, dan kolaborasi industri.

Di bidang pendidikan, Pemprov Jateng melakukan pembangunan dan revitalisasi sekolah, SMK boarding, sekolah unggulan, dan perluasan Sekolah Rakyat. Sementara bidang kesehatan, Pemprov Jateng melakukan optimalisasi dan peningkatan layanan dokter spesialis keliling, dukungan Cek Kesehatan Gratis, pemenuhan tenaga kesehatan, serta penguatan kader Posyandu.

Selanjutnya, Pemprov Jateng juga menyiapkan strategi bidang infrastruktur dan tata ruang, yakni dengan mengembangkan 10 wilayah pengembangan dan 10 aglomerasi ekonomi baru. Fokus pengembangan tersebut yakni hilirisasi pertanian, reforma agraria, perumahan, penanganan permukiman kumuh, dan konektivitas wilayah.




(dil/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads