Industropolis Run 2025 Digelar, Diikuti 2.525 Peserta-Usung Misi Humanis

Industropolis Run 2025 Digelar, Diikuti 2.525 Peserta-Usung Misi Humanis

Robby Bernardi - detikJateng
Minggu, 07 Des 2025 11:17 WIB
Suasana Industropolis Run 2025 yang dihelat di Kawasan Ekonomi Kreatif (KEK) Batang, Minggu (7/12/2025).
Suasana Industropolis Run 2025 yang dihelat di Kawasan Ekonomi Kreatif (KEK) Batang, Minggu (7/12/2025). Foto: Robby Bernardi/detikJateng
Batang -

Ajang lari akbar Industropolis Run 2025 kembali digelar di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batang. Berbeda dari tahun lalu, tahun ini, panitia menambah jumlah peserta, kategori lomba, hingga menggandeng lebih banyak sponsor, termasuk Bank Indonesia (BI).

"Tahun lalu hanya 2.000 peserta, sekarang 2.525. Tahun lalu kategorinya cuma 5K dan 10K, tahun ini ada half marathon. Insyaallah tahun depan kalau responsnya bagus bisa full marathon," kata Direktur Utama PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) atau Grand Batang City, Ngurah Wirawan, Minggu (7/12/2025).

Wirawan menjelaskan, dalam Industropolis Run yang dihelat tahun ini, pihaknya juga mengusung misi kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana di Sumatera.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami peduli dengan situasi di Sumatera. Para pelari dan kontributor mengumpulkan sumbangan, mulai pakaian, sepatu, hingga donasi uang. Nantinya akan diserahkan pada akhir acara untuk dikirimkan ke Sumatera," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Wirawan menegaskan, ajang lari ini merupakan bagian dari implementasi fungsi KEK Industropolis sebagai kawasan pariwisata melalui konsep sport tourism.

"Nah, lari ini adalah wisata olahraga, ya. Wisata olahraga, sport tourism, ya. Jadi ini juga bagian yang nanti mungkin Pak Bupati bisa lebih melengkapi, bisa mewarnai apa namanya? khazanah gitu ya, jenis-jenis pariwisata yang ada di Kabupaten Batang," tuturnya.

Suasana Industropolis Run 2025 yang dihelat di Kawasan Ekonomi Kreatif (KEK) Batang, Minggu (7/12/2025).Suasana Industropolis Run 2025 yang dihelat di Kawasan Ekonomi Kreatif (KEK) Batang, Minggu (7/12/2025). Foto: Robby Bernardi/detikJateng

Sementara itu di lokasi yang sama, Bupati Batang, M Faiz Kurniawan, menyampaikan bahwa rute lari di KEK Industropolis kini telah mengantongi sertifikasi AIMS, yang membuatnya diakui secara internasional.

"Harapannya bisa menjadi the second major marathon di Central Java (Jawa Tengah/Jateng) ke depan. Masyarakat bisa terlibat lebih luas dan manfaat ekonominya juga besar," kata Faiz.

Ia mengungkapkan hotel-hotel di Batang hampir penuh selama gelaran acara. Dengan 3 ribu peserta dan average spending Rp 300-500 ribu per orang, nilai transaksi yang beredar diperkirakan mencapai Rp 15 miliar.

Kepala BI Tegal, Bimala, secara terpisah menyebut pihaknya baru pertama kali terlibat sebagai sponsor utama.

"Karena kami masuk dalam Tim Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah. Harapannya, sebagai pusat investasi nasional, kegiatan ini bisa menarik lebih banyak minat dan memperkuat citra KITB," jelasnya.

BI juga mendorong agar event ini ke depan dikaitkan dengan promosi investasi, sekaligus mendukung penggalangan donasi kemanusiaan menggunakan QRIS agar lebih cepat dan mudah.

Rute Clean and Clear

Anggota DPR RI sekaligus pegiat lari, Yoyok Riyo Sudibyo, memuji keunikan rute Industropolis Run 2025 yang dinilai 'clean and clear' tanpa kendaraan.

"Se-Jawa Tengah atau se-Indonesia, kalau mau lari half marathon, 10K, 5K atau full marathon tanpa mobil sama sekali, ya hanya di sini," ujarnya.

Yoyok juga mengapresiasi pemandangan rute lari yang memadukan aspal, alam, dan laut.

"Pemandangannya tidak ada duanya. Hanya ada di beberapa tempat di Indonesia, dan di sini lebih ajib," kata Yoyok.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Batang dan pengelola KEK menjadikan Industropolis Run sebagai agenda tahunan untuk menuju standar internasional.




(apu/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads