Iyuh! Maling di Solo Bugil Lalu BAB di Kamar Korban, Berujung Dihajar Massa

Iyuh! Maling di Solo Bugil Lalu BAB di Kamar Korban, Berujung Dihajar Massa

Agil Trisetiawan Putra - detikJateng
Jumat, 28 Agu 2026 13:51 WIB
Pelaku pencurian, AM, saat diamankan di kawasan Purwodiningratan, Kecamatan Jebres, Kota Solo, Jumat (28/8/2026).
Pelaku pencurian, AM, saat diamankan di kawasan Purwodiningratan, Kecamatan Jebres, Kota Solo, Jumat (28/8/2026). (Foto: dok. Polresta Solo)
Jakarta -

Seorang pria berinisial AM (20) warga Boyolali, babak belur dihajar massa usai terpergok hendak mencuri di sebuah rumah di kawasan Purwodiningratan, Kecamatan Jebres, Kota Solo.

Kasi Humas Polresta Solo, AKP Lingga Ramadhani, mengatakan kejadian itu terjadi dini hari tadi, sekira pukul 01.20 WIB.

"Piket fungsi Polresta Surakarta mendatangi lokasi setelah mendapat informasi adanya seorang pemuda yang diamankan warga karena diduga melakukan percobaan pencurian," kata Lingga, dalam siaran pers yang diterima detikJateng, Jumat (28/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kejadian itu bermula saat pemilik rumah pulang mendapati rumahnya dalam kondisi gelap, serta gembok pintu rumah sudah tidak berada di tempatnya.

Karena merasa curiga, korban kemudian masuk ke dalam rumah. Saat itulah korban melihat pelaku berlari dari arah dapur menuju kamar.

ADVERTISEMENT

"Pelaku kemudian bersembunyi di dalam selimut di kamar korban dalam kondisi tanpa busana. Korban yang mengetahui keberadaan pelaku kemudian berteriak meminta pertolongan," jelasnya.

Panik korban berteriak, pelaku mengamuk dengan memecahkan cermin di dalam rumah. Warga yang mengetahui kejadian itu, kemudian langsung menangkap pelaku. Pelaku sempat jadi bulan-bulanan warga yang geram.

"Iya, pelaku sempat dimassa," ucapnya.

Setelah berhasil diamankan, diketahui kondisi kamar korban sudah dalam keadaan berantakan. Tas milik istri korban juga ditemukan dalam kondisi sudah dibongkar.

Tak hanya itu, pelaku diduga buang air besar di kamar korban.

"Selain itu, ditemukan kotoran yang diduga milik pelaku di dalam kamar. Pelaku juga diduga berada dalam pengaruh obat," jelasnya.

Petugas yang tiba di lokasi kemudian mengamankan pelaku. Saat itu pelaku mengalami luka pada bagian kepala.

Pelaku selanjutnya selanjutnya dibawa ke Poliklinik Polresta Solo untuk menjalani pemeriksaan dan mendapatkan pengobatan. Setelah mendapat perawatan, pelaku dibawa ke Polresta Solo untuk penanganan lebih lanjut.

"Dalam perkembangan penanganan, Polresta Surakarta berkoordinasi dengan Polsek Ampel, Polres Boyolali, serta pihak keluarga AM. Dari hasil koordinasi, diketahui AM sedang dalam proses pemulihan depresi setelah ibunya meninggal dunia. Dua hari sebelum kejadian, AM diketahui meninggalkan rumah," terangnya.

Pihak keluarga AM kemudian akan datang ke Polresta Solo untuk menjemput yang bersangkutan dan melakukan mediasi dengan korban.

Sementara itu, Kapolresta Solo, Kombes Catur Cahyono Wibowo mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri terhadap orang yang diduga melakukan tindak pidana.

"Masyarakat kami imbau untuk tidak main hakim sendiri. Apabila mengetahui atau mengalami suatu tindak pidana, segera laporkan kepada kepolisian agar dapat ditangani secara cepat dan sesuai dengan ketentuan hukum," pungkas Catur.



(aku/apu)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads