Plt Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, memenuhi panggilan penyidik KPK. Sapto diperiksa di Mapolresta Solo, bersama sejumlah kepala OPD Kabupaten Sukoharjo.
Dari pantauan detikJateng, Sapto tiba di Mapolresta Solo sekira pukul 09.50 WIB. Dia langsung menuju ruang pemeriksaan yang menggunakan ruang TMC Satlantas Polresta Solo. Sapto selesai menjalani pemeriksaan sekira pukul 17.00 WIB.
"Alhamdulillah pemeriksaan berjalan dengan lancar. Perlakukan penyidik luar biasa, profesional, luar biasa, kami juga diberi kesempatan untuk Isoma (istirahat, makan, sholat). Tadi makan juga, Alhamdulillah habis," kata Sapto, kepada awak media di Mapolresta Solo, Rabu (29/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama sekira 7 jam diperiksa, Sapto mengaku mendapatkan sejumlah pertanyaan dari tim penyidik KPK. Dia diperiksa terkait posisinya sebagai Wakil Bupati Sukoharjo, di tengah kasus dugaan korupsi yang menimpa Bupati Sukoharjo Etik Suryani.
"Ada 23 pertanyaan," ucapnya.
"Ya seputar posisi kami sebagai Wakil Bupati, kemudian seperti apakah hubungan kami dengan para tersangka," imbuhnya.
Meski demikian, Sapto enggan membeberkan secara rinci pertanyaan yang dilontarkan KPK mengenai apa saja.
"Lebih teknis dengan KPK ya," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo, mendatangi Mapolresta Solo. Nampak kedatangan Sapto didampingi sejumlah Kepala Dinas, seperti Kadisdikbud Sukoharjo Havid Danang, Kapala DLH Sukoharjo Agus Suprapto, Kepala Kesbangol Sukoharjo Budi Gunawan, Kepala Disdukcapil Sukoharjo Budi Susetyo.
Dari pantauan detikJateng, mereka datang sekira pukul 09.50 WIB. Mereka kemudian masuk ke Gedung TMC, Satlantas Polresta Solo.
Sapto mengenakan batik lengan panjang, dengan terusan celana hitam. Sementara Kepala Dinas yang mendampingi mengenakan seragam dinas kemeja putih.
"Memenuhi panggilan dimintai keterangan, iya (oleh KPK)," kata Sapto kepada awak media di Mapolresta Solo, Rabu (29/7).
Sapto mengaku tidak mengetahui siapa saja yang dipanggil oleh KPK pagi ini. Ia juga terkejut, saat bertemu kepala OPD yang juga dipanggil oleh KPK di Mapolresta Solo.
"Kami tidak tahu (yang dipanggil siapa saja), karena panggilan masuk ke personal. Kami tahunya kami, ternyata sampai sini ada teman-teman yang lain. Tidak sengaja ketemu di parkiran kantin belakang," pungkasnya.
(apl/apl)
