Tim penyidik KPK menggeledah Kantor Badan Pengelola Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Pemkab Sukoharjo. Tampak sejumlah polisi juga berjaga di lokasi.
Pantauan detikJateng, Rabu (15/7/2026), ada dua mobil yang digunakan penyidik KPK di Pemkab Sukoharjo. Tampak di sisi utara halaman parkir juga terparkir mobil Sabara Polres Sukoharjo.
Penggeledahan itu masih terkait kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Kepala BPKPAD Richard Tri Handoko, dan Kepala Bagian Umum Sekda Sukoharjo Tri Mulyo, sebagai tersangka. Sekda Sukoharjo Abdul Haris Widodo membenarkan penggeledahan yang dilakukan KPK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masih di tempatnya Pak Richard. Belum (keluar tim KPK), dari jam 10.00-an tadi," kata Haris kepada awak media di kompleks Pemkab Sukoharjo, Rabu (15/7/2026).
Haris mengatakan ada sejumlah tempat yang diperiksa. Selain BPKPAD, KPK juga menggeledah ruang Kesbangpol Sukoharjo yang berada di Gedung Menara Wijaya.
Sementara dari informasi yang dihimpun detikJateng, lokasi lain yang hari ini juga digeledah adalah Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (Disdikbud) Sukoharjo.
"Sepertinya (tim KPK) disebar. Sepertinya di Kesbangpol ada. Informasi dari KPK lho, tadi sempat pembicaraan di situ, ada di Kesbangpol sama sini (BPKPAD). Kalau yang lain saya tidak tahu nggih," jelasnya.
Haris mengaku tidak menyaksikan penggeledahan di kantor BPKPAD dan tempat lainnya. Dia menduga usai penggeledahan ini, segel di ruangan tersebut bakal dibuka.
"Iya akan dibuka (segelnya). Kalau dibukanya sebenarnya sudah. Dibuka, dicek, barangkali ada kaitannya dengan hal-hal yang diperkenankan," jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, KPK melakukan penggeledahan di Kantor Bupati Sukoharjo. Penggeledahan dilakukan sekitar pukul 10.00 WIB hingga 14.30 WIB. Penggeledahan dilakukan buntut dari dugaan kasus korupsi Bupati Sukoharjo Etik Suryani.
Tim KPK terpantau membawa keluar sekitar 3 koper dari Kantor Bupati Sukoharjo. Koper tersebut langsung di masukan ke dua mobil Toyota Innova, yang digunakan oleh penyidik KPK.
"Penggeledahan tadi. Cari barang bukti kan gitu," kata Sekda Sukoharjo Abdul Haris Widodo, kepada awak media, Selasa (14/7).
