KPK telah menetapkan Bupati Sukoharjo Etik Suryani sebagai tersangka kasus korupsi. Kasus korupsi itu merebak menjelang peringatan Hari Jadi ke-80 Kabupaten Sukoharjo.
Sejumlah kegiatan Hari Lahir (Harlah) ke-80 Kabupaten Sukoharjo dievaluasi untuk menghilangkan usur euforia.
Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo, mengatakan kegiatan Harlah tetap berjalan. Namun pihak akan melakukan evaluasi sejumlah hal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita sudah rapatkan tetap berjalan, hanya saja ada beberapa kegiatan-kegiatan yang sifatnya kami evaluasi. Ada unsur-unsur euforia kita hilangkan, namun kegiatan-kegiatan yang melibatkan masyarakat tetap kita laksanakan," kata Sapto kepada awak media di Kantor Dinas Bupati Sukoharjo, Senin (13/7/2026).
Terkait kegiatan euforia yang dimaksud, Sapto belum membeberkan. Sebab, panitia masih akan melakukan rapat kembali secara rinci.
"Terkait detail akan disampaikan rilis oleh panitia HUT," ucapnya.
Rangkaian kegiatan Harlah Sukoharjo ke-80 ini dilaksanakan dari 1 Juli-31 Agustus 2026. Adapun kegiatan yang dilaksanakan yakni Gerakan Kebersihan, Keindahan, dan Artistik; Ziarah, Bakti Sosial, dan Anjangsana; Tirakat Hari Lahir; Kirab Pataka, dan Upacara Harlah; Malam Resepsi, Pembukaan Sukoharjo Expo 2026.
Lalu ada kegiatan pendukung yang meliputi Pawai Budaya, Pameran Pertanian, Gelar UMKM, Sukoharjo Job Fair, Sukoharjo Food and Fashion Fastival, Panggung Hiburan konser Guyon Waton, dan Sukoharjo Spektakuler RUN.
Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Pemkab Sukoharjo, Wisnu Pramudiya Wardhana, mengatakan untuk kepastiannya akan kembali dirapatkan. Namun dia memastikan jika konser Guyon Waton, dan Kirab Budaya akan berlangsung.
"Pembahasan tadi untuk Konser Guyon Waton masih. Tapi kepastiannya (teknis acara) masih menunggu rapat ya," kata Wisnu.
