Pihak keluarga Aminah (57), yang tewas di tangan menantunya sendiri, PW (40) mengaku lega usai penyebab kematian ibunya akhirnya terungkap jelas. Pihak keluarga pun menyerahkan proses hukum selanjutnya kepada pihak kepolisian.
"Jadi (pihak keluarga) lega karena akhirnya penyebab kematian korban terungkap dan tersangka sudah ditetapkan," kata Kuasa Hukum keluarga korban, Wiwik Dwi Hapsari, dihubungi melalui telepon selulernya Selasa (9/6/2026).
Dikemukakan Wiwik, sebelumnya pihak keluarga hanya menduga-duga siapa sosok pelaku yang tega melakukan aksi tersebut. Dan dari hasil penyelidikan yang dilakukan oleh polisi akhirnya terungkap, pelaku tidak lain adalah menantu sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pihak keluarga itu enggak menginginkan macam-macam. Hanya ingin tahu. Kalau memang itu benar pelakunya, ya biarlah kepolisian yang melanjutkan proses hukum. Jadi kemarin kan keluarga memang sanksi, ini sebenarnya pelakunya siapa. Dari awal kan hanya menduga-duga, ternyata memang benar," imbuhnya.
Wiwik menambahkan, pihak keluarga menyerahkan proses hukum tersangka PW kepada Polres Boyolali. Keluarga ingin tersangka diproses sesuai hukum yang berlaku dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Pihak keluarga tidak ingin memperkeruh keadaan. Ketika memang sudah diketahui tersangkanya siapa, kan minimal bisa menghindari orang-orang seperti itu. Biar nanti Kepolisian melanjutkan ke proses hukum (terhadap tersangka)," tandasnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Aminah ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Dukuh/Desa Sindon, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, pada 19 Mei 2026 pagi. Malam sebelumnya, dia mendapat kiriman sate yang diduga mengandung racun.
(apl/ahr)
